- Pasar saham Amerika Serikat mengalami fluktuasi signifikan pada Senin (9/3/2026) setelah dibuka terpuruk namun berbalik menguat.
- Kenaikan didorong pernyataan Presiden Trump yang meyakini konflik militer dengan Iran hampir usai, menenangkan pasar.
- Harga minyak mentah sempat mendekati $120 per barel, namun akhirnya mereda menjadi di bawah $90 setelah sentimen positif pasar.
Suara.com - Pasar saham Amerika Serikat melewati hari perdagangan yang sangat fluktuatif pada Senin (9/3/2026).
Setelah sempat terpuruk di zona merah pada sesi pembukaan, bursa Wall Street secara mengejutkan berbalik arah menuju zona hijau.
Perubahan drastis ini dipicu oleh munculnya harapan baru bahwa konflik militer dengan Iran tidak akan berlangsung dalam jangka waktu lama.
Kepanikan pasar yang sempat melambungkan harga minyak mentah dunia hingga mendekati angka US$120 per barel—level tertinggi sejak tahun 2022—akhirnya mereda.
Harga komoditas energi tersebut melandai kembali ke bawah level US$90 per barel di akhir sesi perdagangan.
Pembalikan Tajam Indeks Utama
Indeks S&P 500 menunjukkan pergerakan yang dramatis dengan sempat merosot hingga 1,5% pada pagi hari, sebelum akhirnya ditutup menguat 0,8%. Langkah serupa diikuti oleh Dow Jones Industrial Average yang berhasil menghapus kerugian hampir 900 poin dan ditutup naik 239 poin atau 0,5%. Sementara itu, indeks Nasdaq yang sarat teknologi mencatatkan kenaikan paling tajam sebesar 1,4%.
Kajian dari AP News menyebut, ayunan harga yang terjadi dari jam ke jam ini merupakan gambaran nyata dari besarnya ketidakpastian pelaku pasar terhadap stabilitas industri energi di Timur Tengah.
Para investor sebelumnya sangat khawatir mengenai seberapa tinggi harga minyak akan bertahan akibat gangguan distribusi global.
Baca Juga: Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia
Titik balik pasar terjadi pada jam terakhir perdagangan setelah Presiden Donald Trump menyampaikan pernyataannya kepada CBS News. Trump menyebutkan bahwa dirinya meyakini perang tersebut "sudah hampir selesai sepenuhnya."
Pernyataan tersebut secara instan menenangkan kekhawatiran yang sempat memuncak pada pagi hari. Sebagai informasi, harga minyak mentah jenis Brent, yang menjadi standar internasional, sempat menyentuh angka US$119,50 per barel.
Terkini, harga minyak WTI berada di kisaran USD 80, dengan tren bearish ekstrem.
Lonjakan harga ekstrem ini merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak musim panas 2022, saat awal invasi Rusia ke Ukraina dimulai.
Meskipun pasar saham memberikan respons positif, para analis memperingatkan bahwa volatilitas masih mungkin berlanjut selama status keamanan di Selat Hormuz belum sepenuhnya stabil.
Namun, meredanya tekanan pada harga energi menjadi napas segar bagi sektor manufaktur dan transportasi yang paling terdampak oleh kenaikan biaya bahan bakar.
Berita Terkait
-
Nadiem Sebut Angka Rp6 Triliun di SPT Pajak Adalah Nilai Saham Sejak 2015
-
Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran 'Selesai'
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Harga Minyak Naik, Purbaya Klaim Utang Kereta Cepat Whoosh Tak Bebani APBN
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun