- Menteri PKP siapkan RUU Perumahan untuk atasi masalah lahan dan pembiayaan rakyat.
- Regulasi baru ini ditargetkan tuntas cepat demi kepastian ekosistem properti nasional.
- Mempermudah akses hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.
Suara.com - Pemerintah bergerak cepat membenahi karut-marut sektor properti nasional. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, resmi mengumumkan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan sebagai payung hukum baru yang lebih komprehensif.
Langkah ini diambil untuk memperkuat ekosistem perumahan sekaligus memangkas hambatan struktural yang selama ini menghantui, mulai dari kelangkaan lahan hingga sulitnya akses pembiayaan bagi masyarakat.
"Kita umumkan kita sudah siap membuat RUU Perumahan," tegas menteri yang akrab disapa Ara ini dalam acara silaturahmi ekosistem perumahan nasional di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Ara menjelaskan bahwa RUU ini dirancang untuk menjadi "obat sapu jagat" bagi persoalan mendasar sektor perumahan. Fokus utamanya adalah mengintegrasikan pengelolaan lahan dan menciptakan skema pembiayaan yang lebih ramah kantong, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Semua masalah-masalah kita akan selesaikan dalam RUU Perumahan itu. Kita atur semua soal lahan, soal pembiayaan, soal segala macam hal," tambahnya.
Tak ingin sekadar wacana, Ara menegaskan kementeriannya akan bekerja dalam mode fast track. Ia optimis proses legislasi ini akan mendapat "karpet merah" di parlemen.
Dukungan politik dari DPR, khususnya Komisi V, disebut sangat solid. Hal ini menjadi modal kuat agar RUU ini bisa segera disahkan demi memberikan kepastian hukum bagi pengembang maupun calon pembeli rumah.
"Saya optimis undang-undang ini bisa berjalan dengan adil bagi kepentingan rakyat Indonesia," pungkasnya.
Baca Juga: Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau
-
Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!
-
Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025
-
Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional
-
Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026
-
Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS
-
Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?
-
3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah
-
Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman
-
Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan