- Kebakaran hutan dan lahan gambut melanda Anjongan, Mempawah, Kalimantan Barat sejak 5 Maret 2026, membakar sekitar 10 hektare lahan kering.
- Api sempat menjalar mendekati tepi Jalan Raya Anjongan–Sungai Pinyuh, mengancam ruko kafe di pinggir jalan tersebut.
- Pemadaman melibatkan petugas gabungan dengan kendala utama minimnya sumber air dan kondisi lahan gambut sangat kering.
Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat sejak Kamis (5/3/2026). Api dilaporkan membakar sekitar 10 hektare lahan gambut dan hingga kini petugas gabungan masih berupaya melakukan pemadaman.
Kapolsek Anjongan Iptu Andrianto mengatakan kebakaran terjadi di kawasan RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar yang didominasi semak belukar kering serta lahan tidak terkelola.
"Kebakaran terjadi di lahan gambut kawasan RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan dan sampai saat ini masih terjadi. Area yang terbakar didominasi semak belukar kering serta lahan tidak terkelola sehingga api cepat membesar," kata Kapolsek Anjongan Iptu Andrianto di Anjongan, seperti dikutip dari Antara, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan kobaran api sempat menjalar secara sporadis hingga mendekati tepi Jalan Raya Anjongan–Sungai Pinyuh. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena api mulai mendekati bangunan di sekitar lokasi.
"Lahan yang terbakar merupakan gambut kering dengan hamparan semak belukar cukup luas dan tidak dikelola. Api sempat meluas hingga mendekati ruko kafe di pinggir Jalan Raya Anjongan–Sungai Pinyuh, sehingga kami bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas," tuturnya.
Saat ini, kepemilikan lahan yang terbakar masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang.
Proses pemadaman melibatkan berbagai instansi. Polres Mempawah mengerahkan satu unit mobil water canon untuk membantu menjinakkan api, sementara BPBD Kabupaten Mempawah menurunkan tiga unit mobil tangki air ke lokasi.
"Sementara itu, BPBD Kabupaten Mempawah menurunkan tiga unit mobil tangki air guna mempercepat proses pemadaman," kayanya.
Selain itu, personel Polsek Anjongan, Polsek Sungai Pinyuh, anggota Koramil Sungai Pinyuh, serta jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah juga dikerahkan untuk membantu penanganan di lapangan.
Baca Juga: WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang
Petugas gabungan hingga kini masih melakukan pendinginan di sejumlah titik api untuk mencegah kebakaran kembali meluas.
Iptu Andrianto mengungkapkan upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama karena kondisi lahan gambut yang kering serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi.
"Kendala yang kami hadapi di antaranya tidak adanya sumber air di sekitar lokasi kebakaran, kondisi lahan gambut yang kering dengan hamparan yang cukup luas, serta cuaca panas dan angin yang cukup kencang sehingga api cepat menjalar," kata dia.
Hingga saat ini, petugas terus melakukan penyekatan dan pendinginan di area kebakaran guna mencegah api merambat ke lahan lain maupun bangunan warga di sekitar lokasi.
"Tindakan penyekatan dan pendinginan area terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar rambatan api tidak semakin meluas ke area lahan lainnya maupun merusak bangunan yang berada di sekitar titik api," kata Andrianto.
Berita Terkait
-
WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran