- Saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik 8,77% mencapai Rp620 dipicu rencana penambahan modal melalui rights issue.
- TOBA berencana menerbitkan hingga 1,39 miliar lembar saham baru yang akan dimintakan persetujuan RUPSLB 16 April 2026.
- Dana *rights issue* akan dialokasikan untuk ekspansi di sektor pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan ekosistem kendaraan listrik.
Suara.com - Pada perdagangan sesi pertama hari ini, saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mencatatkan performa impresif dengan kenaikan sebesar 8,77%, yang membawa harganya ke level Rp620.
Gairah pasar ini bertepatan dengan pengumuman emiten mengenai rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Dalam aksi korporasi ini, TOBA berniat melepas hingga 1,39 miliar lembar saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp50 per saham.
Jadwal dan Mekanisme
Langkah besar ini akan dimintakan restu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan pada 16 April 2026.
Jika disetujui, perusahaan memiliki jangka waktu maksimal 12 bulan untuk mengeksekusi proses penggalangan dana tersebut.
Pihak manajemen menekankan bahwa seluruh perolehan dana dari hasil rights issue (setelah dikurangi biaya emisi) akan dialokasikan sebagai "bahan bakar" utama ekspansi di sektor masa depan, antara lain:
Pengelolaan Limbah: Memperkuat infrastruktur pengolahan sisa industri dan domestik.
Energi Terbarukan: Meningkatkan portofolio sumber energi bersih.
Baca Juga: Chengdong Lenyap, Ini Update Daftar Pemegang Saham BUMI 2026
Ekosistem Kendaraan Listrik (EV): Mendukung pengembangan kendaraan bertenaga listrik di tanah air.
Melalui penambahan modal ini, TOBA berupaya memperkokoh struktur permodalannya agar lebih tangguh dalam persaingan industri.
Secara fundamental, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai perusahaan dan memberikan potensi imbal hasil (return) yang lebih menarik bagi para pemegang saham di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga