- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,59% ke level 7.484 pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026.
- Pada waktu tersebut, transaksi mencakup 1,26 miliar saham senilai Rp 828,9 miliar dengan 328 saham naik.
- Proyeksi IHSG ke depan cenderung melemah akibat sentimen global dan aksi jual investor asing.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi menguat pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026. IHSG melesat 0,59 persen ke level 7.484.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.02 WIB, IHSG terus berada di zona hijau dengan naik 0,43 persen ke level 7.472.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,26 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 828,9 miliar, serta frekuensi sebanyak 86.900 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 328 saham bergerak naik, sedangkan 137 saham mengalami penurunan, dan 493 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, DEFI, UANG, LRNA, YELO, TOBA, ALKA, SKBM, GDYR, RUNS, ICON, BIPP.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDS, FITT, HDFA, ROCK, TGKA, DWGL, UDNG, BMBL, CSIS, SSTM, SMLE.
Proyeksi IHSG
Pergerakan IHSG diperkirakan masih bergerak variatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan berikutnya. Tekanan datang dari sentimen global, terutama pelemahan bursa Amerika Serikat dan aksi jual investor asing di pasar domestik.
Tim riset CGS International Sekuritas Indonesia menilai mayoritas indeks di bursa Wall Street yang ditutup melemah berpotensi memberikan tekanan pada pergerakan pasar saham Indonesia.
Baca Juga: IHSG Mulai Semringah Naik 1,41% Hari Ini, 556 Saham Hijau
Selain itu, koreksi harga komoditas energi juga diprediksi menjadi sentimen negatif bagi IHSG dalam jangka pendek. Tekanan semakin besar dengan adanya aksi jual bersih (net sell) yang dilakukan investor asing.
"Melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street, terkoreksinya harga komoditas energi, serta cukup besarnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar,' tulis riset CGS International.
Meski demikian, ada sejumlah faktor yang berpotensi menahan pelemahan indeks. Kenaikan harga beberapa komoditas mineral logam dinilai dapat memberikan sentimen positif, terutama bagi saham-saham sektor pertambangan.
Di sisi lain, kekhawatiran terhadap potensi lonjakan inflasi global mulai mereda sehingga dapat memberikan ruang bagi pasar untuk bergerak lebih stabil.
Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG diproyeksikan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support di level 7.375 dan 7.310, serta resistance di level 7.510 hingga 7.575.
Dalam kondisi pasar seperti ini, analis merekomendasikan beberapa saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor, antara lain, ANTM, PSAB, BRMS, TINS, ADRO, UNVR.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga