- IHSG ditutup menguat 0,53 persen mencapai 7.428 pada sesi pertama Kamis, 12 Maret 2026, didukung meredanya tekanan jual.
- Secara teknikal, indeks sedang menguji level resistance dinamis MA5 di kisaran 7.500 berdasarkan analisis Phintraco Sekuritas.
- Perkiraan rentang pergerakan IHSG sesi kedua adalah antara 7.400 hingga 7.500 dengan indikator momentum mulai terbatas pelemahannya.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada sesi pertama perdagangan Kamis, 12 Maret 2026. Penguatan indeks terjadi di tengah sinyal teknikal yang menunjukkan tekanan jual mulai mereda.
Berdasarkan data riset Phintraco Sekuritas, IHSG mengakhiri sesi pertama dengan kenaikan 39,37 poin atau 0,53 persen ke level 7.428.
Secara teknikal, pergerakan indeks saat ini tengah menguji area resistance dinamis pada moving average lima hari (MA5) yang berada di kisaran 7.500.
"Secara teknikal, pergerakan indeks saat ini tengah menguji area resistance dinamis MA5 di kisaran 7,500," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Dari sisi indikator momentum, tekanan jual dinilai mulai terbatas dalam jangka pendek. Hal ini tercermin dari MACD histogram yang masih berada di zona negatif namun mulai menyempit.
Selain itu, indikator Stochastic RSI juga telah berada di area oversold, yang mengindikasikan potensi pelemahan mulai mereda.
“MACD histogram negative yang relatif menyempit dengan validasi dari indicator Stochastic RSI telah berada di area oversold, yang mengindikasikan potensi terbatasnya tekanan jual dalam jangka pendek,” tulis riset tersebut.
Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG pada sesi kedua perdagangan hari ini akan bergerak dalam rentang 7.400 hingga 7.500.
"Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 7.400–7.500 pada sesi kedua perdagangan hari ini," tulis Phintraco Sekuritas.
Baca Juga: BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 13,17 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,37 triliun, serta frekuensi sebanyak 887,7 miliar kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 288 saham bergerak naik, sedangkan 398 saham mengalami penurunan, dan 272 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, CSMI, ALKA, LAJU, SURI, CSIS, TOOL, MSKY, INAI, MISIN, OILS, KUAS.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, DEFI, INDS, NETV, SMLE, ASMI, LUCY, UDNG, PLAN, ZATA, FOOD, UANG.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
-
Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini
-
Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS
-
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
-
Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital
-
Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan
-
Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman
-
Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram
-
Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI
-
Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin