- Transaksi sahur OVO melonjak 79%, didorong belanja e-commerce dan bayar tagihan.
- Warteg favorit saat sahur, sementara gorengan dan dimsum primadona waktu berbuka.
- Pria usia 25-34 tahun jadi kelompok paling aktif bertransaksi selama Ramadan.
Suara.com - Bulan suci Ramadan tidak hanya mengubah pola ibadah masyarakat, tetapi juga menggeser ritme aktivitas ekonomi digital di Indonesia. Fenomena menarik tertangkap dalam data transaksi OVO (PT Visionet Internasional), di mana waktu sahur kini bertransformasi menjadi momen aktif bagi masyarakat untuk menuntaskan berbagai kebutuhan digital.
Berdasarkan analisis data transaksi hingga pertengahan Ramadan tahun ini, OVO mencatat lonjakan aktivitas yang signifikan pada dini hari, tepatnya pukul 03:00–05:00 WIB. Angka transaksi pada periode tersebut melesat hingga 79 persen dibandingkan hari-hari di luar Ramadan.
Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono, mengungkapkan bahwa sahur bukan lagi sekadar momen santap sebelum puasa. "Waktu sahur kini dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital seperti pembayaran tagihan atau pembelian pulsa," ujar Eddie dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Data internal OVO menunjukkan transaksi online pada waktu sahur secara keseluruhan meningkat 76 persen. Sektor belanja di e-commerce menjadi motor utama dengan pertumbuhan hingga dua kali lipat. Tidak hanya belanja barang, masyarakat juga aktif membayar tagihan rutin dan membeli pulsa di waktu subuh tersebut.
Sisi hiburan pun tak ketinggalan. Pembelian voucher permainan (game) naik 58 persen, sementara akses ke layanan hiburan digital melonjak 36 persen, menunjukkan masyarakat mengisi waktu sebelum imsak dengan konten rekreatif singkat.
Dari sisi konsumsi, pola menarik terlihat pada preferensi menu. Saat sahur, transaksi di gerai makanan fisik (offline) melonjak empat kali lipat, dengan Warteg, Warmindo, dan Warkop sebagai destinasi utama. Sementara melalui pemesanan online di GrabFood, menu aneka ayam dan nasi goreng tetap menjadi jawara.
Bergeser ke waktu ngabuburit (pukul 16:00–18:00 WIB), transaksi offline di gerai makanan mendominasi hingga 42 persen dari total transaksi harian. Menariknya, jumlah transaksi langsung di gerai tercatat 3,5 kali lebih tinggi dibanding pesanan online. Menu favorit berbuka masih didominasi oleh "takjil" sejuta umat: dimsum, martabak, dan aneka gorengan.
Siapa yang paling aktif bertransaksi? Ternyata profil pengguna didominasi oleh kelompok usia produktif. Laki-laki berusia 25 hingga 34 tahun tercatat sebagai kelompok paling konsumtif, baik saat sahur maupun berbuka, dengan frekuensi transaksi hampir dua kali lipat dibandingkan pengguna perempuan.
Menyambut tren ini, OVO meluncurkan program “Don’t Skip Pake OVO” dengan total hadiah Rp350 juta bagi pengguna aktif sepanjang Februari hingga Maret 2026. Langkah ini diharapkan terus mendorong ekosistem ekonomi digital tetap bergairah sepanjang bulan suci.
Baca Juga: Prompt AI untuk Menyusun Menu Sahur Sehat Berdasarkan Bahan di Kulkas, Ikuti Tips Berikut
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Purbaya Curhat Dimaki Warga TikTok Imbas Rupiah Anjlok
-
Strategi Garuda Indonesia Genjot Penjualan Tiket
-
BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800 Didukung Sektor Komoditas
-
Konflik Timur Tengah Berkecamuk Lagi, IHSG Terseret Turun ke Level 7.362
-
Jakarta Darurat Sampah
-
Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?
-
Stok BBM Pertamax Tinggal 29 Hari dan Pertamina Dex 45 Hari
-
Bom Waktu Subsidi: Pemerintah Tahan Harga BBM Hingga Lebaran, APBN Siap-Siap Jebol?
-
Rupiah Tak Bertenaga, Tergerus Sentimen Timur Tengah ke Level Rp16.893
-
INNOCEAN Memuncaki Peringkat Kreatif Korea dan Menembus Papan Atas Asia