- Iran menyerang dua kapal tanker minyak AS dan Malta di dekat Basra, Irak, menghentikan total operasi pelabuhan minyak Irak.
- Iran mengancam menargetkan kapal yang terafiliasi AS dan Israel, memprediksi harga minyak dunia akan melonjak hingga USD 200.
- Eskalasi meluas ke Bahrain, Kuwait, Dubai, dan Oman dengan serangan drone serta proyektil yang berdampak pada pasar energi global.
Suara.com - Dunia menyaksikan eskalasi mengerikan pada hari ke-13 berkecamuknya perang di Timur Tengah.
Serangan brutal menggunakan perahu bunuh diri bermuatan peledak milik Iran dilaporkan telah menghanguskan dua kapal tanker minyak di perairan Teluk, memicu kebakaran hebat yang menerangi langit malam dan mengirimkan gelombang kejut ke pasar energi global.
Dua kapal yang menjadi sasaran dalam serangan di dekat kota pelabuhan Basra, Irak, pada Rabu malam tersebut diidentifikasi sebagai Safesea Vishnu milik Amerika Serikat dan Zefyros berbendera Malta.
Rekaman video menunjukkan bola api raksasa melahap kapal-kapal tersebut, dengan lidah api mencapai ratusan kaki ke udara.
Direktur Jenderal Perusahaan Pelabuhan Irak, Farhan al-Fartousi, mengonfirmasi bahwa kedua tanker asing tersebut sedang memuat bahan bakar Irak di wilayah perairan teritorial saat serangan terjadi.
Akibat insiden ini, seluruh pelabuhan minyak di Irak telah berhenti beroperasi total. Laporan awal menyebutkan satu orang awak kapal tewas dalam peristiwa tragis tersebut.
Iran: Bersiap Harga Minyak USD 200
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa setiap kapal yang terafiliasi dengan AS, Israel, atau sekutunya akan menjadi target sah di perairan Teluk.
"Anda tidak akan bisa menurunkan harga minyak secara artifisial. Bersiaplah untuk harga minyak $200 per barel," tegas juru bicara militer Iran, dikutip via Aljazeera.
Baca Juga: Wajib Punya! 5 Sepatu Ortuseight Paling Nyaman untuk Lebaran, Bikin Silaturahmi Anti Pegal
Mereka menekankan bahwa stabilitas harga energi bergantung sepenuhnya pada keamanan regional yang menurut mereka telah dirusak oleh kehadiran pihak Barat.
Hingga pagi ini (13/3), harga minyak mentah jenis Brent kembali melonjak di atas $100 per barel, setelah sempat menyentuh puncaknya di angka $120 beberapa hari lalu.
Sementara harga minyak WTI berkisar USD 95 saat artikel ini ditulis.
Konflik tidak lagi terbatas pada garis depan pertempuran. Iran dilaporkan telah memperluas jangkauan serangannya ke negara-negara tetangga Teluk:
Bahrain: Tangki minyak di dekat Bandara Internasional Bahrain di Pulau Muharraq dihantam serangan, memicu kepulan asap tebal yang menyebabkan kepanikan di area bandara.
Kuwait: Bandara Internasional Kuwait dilaporkan mengalami kerusakan material akibat serangan sejumlah drone.
Berita Terkait
-
Kasus Narkotika, Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara
-
PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS, Target Kantongi Investasi Rp 300 Miliar
-
Lagi Heboh Isu Selingkuh, Dokter di Balik Operasi Plastik Cindy Rizky Aprilia Bikin Penasaran
-
Cara Cek Jangkauan Sinyal 5G di Jalur Mudik Trans Jawa, Internet Lancar Selama Perjalanan
-
Kim Nam Gil Tampil Sebagai Pemeran Spesial di Drakor Mad Concrete Dreams
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana