Bisnis / Makro
Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:55 WIB
Ilustrasi pemudik ramai memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Kemenhub memprediksi 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 berdasarkan survei terkini.
  • Penggunaan mobil pribadi diprediksi mendominasi perjalanan mudik 2026 dengan estimasi mencapai 76,24 juta penumpang.
  • Pemerintah menyiapkan berbagai armada transportasi dan melanjutkan program mudik gratis bagi penumpang tertentu.

Suara.com - Kementerian Perhubungan memperkirakan sebanyak 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia diperkirakan bepergian selama masa mudik Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyebut data tersebut berdasarkan survei yang dilakukan.

Namun, demikian pergerakan orang pada masa Hari Idulfitri tahun ini menurun sebesar 1,75 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2025.

"Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta. Namun demikian pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei,” ucap kata Dudy dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Untuk penggunaan moda transportasi, mobil pribadi diperkirakan masih mendominasi perjalanan mudik tahun ini dengan jumlah mencapai 76,24 juta orang, mengungguli moda transportasi lain seperti sepeda motor dan bus.

"Prakiraan simpul transportasi terpadat pada angkutan lebaran 2026 yaitu Bandara Soekarno-Hatta, lintas pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni, dan Stasiun Pasar Senen, serta terminal Pulogebang,” jelasnya.

Guna menjamin kelancaran arus mudik, Dudy mengungkapkan, pemerintah telah menyiagakan sejumlah armada transportasi, mulai dari 31.000 unit bus, 840 kapal laut, hingga 3.687 unit sarana kereta api.

Selain itu, program mudik gratis kembali digelar dengan target 113.262 penumpang, termasuk alokasi khusus bagi wilayah pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Program mudik gratis kami juga berikan untuk daerah pascabencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat,” kata Dudy

Baca Juga: Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret

Load More