- PT Hutama Karya mempercepat penanganan permanen longsor di Tarutung–Sibolga untuk menjamin keamanan arus mudik Lebaran 2026.
- Perbaikan difokuskan pada pembangunan Dinding Penahan Tanah menggunakan sistem borepile di Kabupaten Tapanuli Utara.
- Menteri PU meninjau dan memastikan jalur Medan–Sibolga siap serta menyiagakan tim penanganan cepat potensi longsor.
Suara.com - PT Hutama Karya (Persero) mempercepat penanganan permanen titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga, Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tetap andal dan aman dilalui masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Perbaikan difokuskan pada titik longsor di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. Pekerjaan dilakukan dengan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) menggunakan sistem perkuatan borepile pada STA 16+350 dan STA 16+550.
Progres penanganan tersebut juga mendapat perhatian langsung dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang meninjau lokasi pekerjaan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi Direktur Operasi I Hutama Karya Gunadi, Senior Vice President (SVP) Akhyaarul Umam, serta jajaran pimpinan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara.
Dody memastikan kondisi jalur lintas Medan–Sibolga saat ini sudah siap digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik.
"Kalau tadi sepanjang jalan kita lihat mulai dari Medan, sudah bagus. Kalau dari sisi kesiapan jalan, menurut saya pribadi sudah sangat oke. Saya yakin sudah siap untuk menghadapi arus mudik di H-7 sampai dengan H+7," ujar Menteri Dody seperti dikutip, Jumat (13/6/2026).
Selain memastikan kondisi jalan, pemerintah juga menyiagakan tim di lapangan untuk melakukan penanganan cepat jika terjadi longsor di jalur tersebut.
"Begitu longsor kita langsung bersihkan, sehingga masyarakat tidak terganggu terlalu lama mobilitasnya," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penanganan titik longsor tersebut merupakan bagian dari komitmen mendukung pemerintah menjaga konektivitas nasional.
Baca Juga: Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
"Hutama Karya telah hadir mendampingi pemerintah sejak tahap awal rekonstruksi pasca-bencana di akhir tahun lalu. Kehadiran kami secara konsisten di lokasi merupakan komitmen nyata untuk memulihkan konektivitas nasional. Melalui penanganan permanen ini, kami berharap dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat agar perjalanan mudik tahun ini tetap aman, lancar, dan produktif," jelasnya.
Hutama Karya juga memastikan kualitas dan keamanan konstruksi tetap menjadi prioritas selama proses pekerjaan berlangsung. Selain itu, perusahaan menyiagakan personel di sepanjang jalur rawan guna mengantisipasi potensi kendala cuaca selama periode mudik Lebaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana