- Sejumlah harga komoditas pangan nasional di pasar tradisional mengalami penurunan signifikan pada Kamis, 11 Juni 2026.
- Penurunan harga terjadi pada komoditas cabai, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, serta berbagai jenis daging.
- Sebaliknya, harga komoditas bawang merah, bawang putih, dan beras kualitas tertentu justru terpantau mengalami kenaikan harga.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional terpantau mengalami penurunan pada Kamis (11/6/2026).
Penurunan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit merah, telur ayam ras segar, hingga gula pasir yang menjadi kabar baik bagi masyarakat di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.39 WIB, harga rata-rata cabai rawit merah tercatat sebesar Rp65.350 per kilogram. Angka tersebut turun 12,75 persen atau Rp9.550 dibandingkan hari sebelumnya.
Selain cabai rawit merah, harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan cukup dalam. Komoditas tersebut kini dibanderol Rp26.250 per kilogram atau turun 13,79 persen setara Rp4.200.
Penurunan harga juga terjadi pada cabai rawit hijau yang turun 32,19 persen menjadi Rp37.700 per kilogram. Sementara cabai merah keriting tercatat turun 6,66 persen menjadi Rp56.750 per kilogram dan cabai merah besar turun 9,08 persen menjadi Rp58.050 per kilogram.
Dari kelompok gula, harga gula pasir kualitas premium turun 10,37 persen menjadi Rp18.150 per kilogram. Adapun gula pasir lokal terkoreksi 6,54 persen menjadi Rp17.850 per kilogram.
Harga minyak goreng turut mengalami penurunan. Minyak goreng curah tercatat Rp19.850 per kilogram atau turun 4,34 persen.
Kemudian minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 2,49 persen menjadi Rp23.450 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek 2 turun 3,23 persen menjadi Rp22.450 per kilogram.
Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami kenaikan harga. Bawang merah ukuran sedang menjadi komoditas dengan harga tertinggi di kelompok bumbu dapur, yakni mencapai Rp53.400 per kilogram setelah naik tipis 0,19 persen.
Baca Juga: Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite
Kenaikan lebih besar terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang naik 4,25 persen menjadi Rp37.150 per kilogram.
Tren serupa juga terlihat pada beras kualitas medium I yang naik 1,54 persen menjadi Rp16.450 per kilogram dan beras kualitas medium II yang meningkat 3,43 persen menjadi Rp16.600 per kilogram.
Beras kualitas bawah II bahkan mencatat kenaikan tertinggi di kelompok beras. Harganya melonjak 12,46 persen atau Rp1.800 menjadi Rp16.250 per kilogram. Sementara beras kualitas bawah I naik tipis 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram.
Meski demikian, mayoritas kelompok beras premium masih bergerak turun. Beras kualitas super I tercatat Rp16.900 per kilogram atau turun 3,43 persen, sedangkan beras kualitas super II turun 1,18 persen menjadi Rp16.750 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 14,16 persen menjadi Rp32.700 per kilogram. Daging sapi kualitas 1 juga turun 4,72 persen menjadi Rp141.400 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 turun 3,89 persen menjadi Rp134.750 per kilogram.
Berita Terkait
-
Pertamax Naik, Kurir Paket Serba Salah: Mau Hemat Takut Motor Bermasalah
-
Harga Pertamax Naik, Pengecer 'Pertamini' Tes Ombak Jual 18 ribu per Liter
-
Gaji Tak Ikuti Kenaikan Harga Pertamax, Kurir Paket Mau Beralih Pertalite
-
BBM Langka Usai Kenaikan Harga, SPBU Vivo Hentikan Operasional
-
Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah