- Pemerintah mendesak INPEX segera mengambil Keputusan Investasi Akhir Proyek Abadi Masela senilai USD 20 miliar di Laut Arafura.
- Menteri ESDM menargetkan tahapan FEED dimulai pada paruh kedua 2026 agar tender EPC dapat dilaksanakan paralel.
- Pemerintah menawarkan Danantara menyerap 9 MTPA produksi gas jika pembeli serius belum ada hingga April 2026.
Suara.com - Pemerintah mendesak INPEX Corporation untuk segera menetapkan keputusan investasi akhir (Final Investment Decision/FID) Proyek Abadi Masela guna mengakhiri penundaan selama puluhan tahun.
Dalam pertemuan di Tokyo, Minggu (15/3/2026), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan percepatan proyek senilai USD 20 miliar atau setara Rp 339 triliun tersebut.
Proyek di Laut Arafura tersebut ditargetkan menjadi motor ekonomi Indonesia Timur sekaligus penopang pasokan gas industri nasional.
Bahlil mengapresiasi kemajuan proyek yang telah mencapai 25 persen. Bahlil menargetkan tahapan Front End Engineering and Design (FEED) dimulai pada kuartal kedua atau ketiga 2026, agar tender Engineering Procurement Construction (EPC) dapat dilakukan secara paralel.
"Karena kami berkeinginan ini bisa cepat supaya jangan ulur-ulur lagi. Ini 27 tahun, masa kita mau tunggu sampai usia saya 60 tahun baru jadi kan. Apalagi itu kampung ibu saya. Jadi saya pikir bisa tahun ini kita semua tender EPC," ujar Bahlil dalam pertemuan itu," kata Bahlil lewat keterangannya yang dikutip pada Senin (16/3/2026).
Di samping itu, Bahlil menawarkan agar Danantara menyerap produksi Lapangan Abadi Masela sebesar 9 MTPA jika belum ada pembeli serius hingga akhir April 2026. Skema ini mencakup pemenuhan kebutuhan pasokan untuk program hilirisasi guna mempercepat target FEED.
"Supaya ada kepastian buyer. Saya menghargai buyer luar negeri, tapi pada saatnya sekarang negara Indonesia harus hadir, untuk bersama-sama dengan INPEX dalam rangka memastikan operasi. Jadi kami saja yang membeli," ujar Bahlil.
CEO INPEX Corporation, Takayuki Ueda, merespons positif dukungan Menteri ESDM dan menyatakan komitmen jajarannya untuk mempercepat realisasi Proyek Abadi Masela.
"Termasuk ini saya sudah 12 tahun mengerjakan Abadi. Bukan hanya Pak Menteri, tetapi juga kami memiliki komitmen yang sama untuk segera mengerjakan Abadi. Dan setelah berdiskusi dengan Pak Menteri, kami semakin semangat lagi untuk mempercepat penyelesaian proyek Abadi ini," kata Ueda.
Baca Juga: Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
Adapun sisi administratif, proyek ini telah menyelesaikan sejumlah perizinan utama pada awal 2026. Izin pelepasan kawasan hutan diterbitkan pada Januari, diikuti dengan persetujuan AMDAL pada 13 Februari 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur