- Pada Selasa, 17 Maret 2026, IHSG berhasil menguat 1,52 persen mencapai level 7.129 hingga pukul 09.06 WIB.
- Perdagangan tersebut mencatatkan 2,11 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp 953,5 miliar.
- Proyeksi menunjukkan IHSG cenderung melemah, dipengaruhi rupiah dan investor antisipasi libur panjang.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit dari pelemahan pada awal perdagangan, Selasa, 17 Maret 2026. IHSG menguat ke level 7.074.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau dengan naik 1,52 persen ke level 7.129.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,11 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 953,5 miliar, serta frekuensi sebanyak 102.400 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 461 saham bergerak naik, sedangkan 104 saham mengalami penurunan, dan 393 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ROCK, KOCI, ASPI, BPII, SOTS, PYFA, VAST, BBSS, MGLV, BESS, PADI.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, NZIA, ALKA, ZATA, PSDN, RUNS, HBAT, SMLE, PLAN, INTD, DWGL, SPRE.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan selanjutnya. Tekanan dari nilai tukar rupiah dan sikap hati-hati investor menjelang libur panjang masih menjadi faktor penahan laju indeks.
Berdasarkan riset CGS International Sekuritas Indonesia, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support di level 6.920 hingga 6.820 dan resistance di kisaran 7.125 sampai 7.225.
Baca Juga: IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus
Meski demikian, terdapat sejumlah sentimen positif yang berpotensi menopang pergerakan IHSG. Salah satunya adalah penguatan indeks di bursa Wall Street yang kembali berbalik naik.
Selain itu, kenaikan harga sejumlah komoditas seperti crude palm oil (CPO), nikel, timah, dan tembaga turut memberikan dorongan bagi saham berbasis komoditas.
Tak hanya itu, mulai munculnya aksi beli investor asing juga menjadi sinyal positif yang dapat menahan tekanan lebih dalam pada IHSG.
Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah masih menjadi perhatian pelaku pasar. Kondisi ini, ditambah dengan kecenderungan investor yang memilih wait and see menjelang libur panjang, berpotensi membatasi penguatan indeks.
Seiring dengan kondisi tersebut, CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan yang menarik untuk dicermati, yakni AKRA, MEDC, PSAB, ARCI, EMAS, dan SCMA dengan rekomendasi beli.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi
-
Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali
-
AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons
-
IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus
-
Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama
-
Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya
-
Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk
-
Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar
-
PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran