- Kementerian ESDM melantik 107 pejabat administrator dan pengawas di Jakarta pada Rabu, 17 Juni 2026.
- Rotasi jabatan dilakukan untuk meningkatkan kinerja, penyegaran organisasi, serta mendukung pencapaian target kerja kementerian tersebut.
- Pejabat yang baru dilantik diminta menjaga integritas, kedisiplinan, serta memberikan pelayanan publik yang bebas dari KKN.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan perombakan besaran dengan melantik 107 pejabat administrator dan pengawas.
Adapun 107 pejabat yang baru dilantik akan menduduki posisi sebagai Kepala Bagian Perlengkapan dan Pemeliharaan pada Biro Umum, Sekretariat Jenderal KESDM, hingga Kepala Subbagian Keprotokolan pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan menyatakan perubahan rotasi tersebut dilaksanakan demi perbaikan kinerja dan memberikan penyegaran terhadap seluruh organisasi.
"Rotasi dalam rangka perbaikan kinerja dan juga memberikan penyegaran terhadap seluruh organisasi. Ini merupakan rotasi yang paling banyak dilakukan oleh Kementerian ESDM," kata Yuliot saat ditemui wartawan usai pelantikan di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Yuliot menyampaikan, rotasi jabatan di lingkungan Kementerian ESDM juga bertujuan untuk mengejar target kerja yang telah ditetapkan.
"Untuk target-target kinerja itu kan harus didukung oleh SDM yang ada. SDM itu pada saat yang bersangkutan memiliki pengalaman di satu unit kerja dan juga dirotasi ke unit lain, itu justru-kan menambah kompetensi yang bersangkutan," jelasnya.
Yuliot pun meminta kepada para 107 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik menjaga integritas dan kedisiplinan demi menciptakan birokrasi yang profesional dan akuntabel.
Selain itu dia juga memberikan sejumlah pesan penting bagi para pejabat yang baru dilantik, utamanya memberikan pelayanan publik yang prima hingga bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
"Jaga kedisiplinan dan integritas dan ketiga tingkatkan kapasitas dan selalu adaptif karena dunia terus berubah dengan cepat,” katanya.
Baca Juga: PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik
Berita Terkait
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara
-
Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?
-
Tak Hanya Pertamina, Pemerintah Justru Bolehkan Lemigas Impor Minyak Mentah
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono