- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penurunan IHSG belakangan ini tidak perlu dikhawatirkan publik.
- Purbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih bagus, dengan proyeksi pertumbuhan triwulan I 2026 sekitar 5,5 persen.
- Data pendukung klaim ekonomi membaik berasal dari BPS, BI, LPS, Gaikindo, dan Mandiri Spending Index.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengomentari soal Indeks Harga Saham Gabungan yang terus menurun beberapa waktu belakangan. Ia mengklaim kalau penurunan IHSG adalah hal yang tak perlu dikhawatirkan.
"Enggak apa-apa," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).
Menkeu Purbaya menyatakan kalau masyarakat juga mesti melihat fundamental ekonomi Indonesia. Selama itu masih bagus, maka pasar saham juga bakal mengikuti.
Dia pun menyayangkan banyaknya kritikan dari publik kalau ekonomi Indonesia memasuki masa resesi. Purbaya mengklaim kalau data berbicara sebaliknya.
"Banyak yang bilang ekonomi Indonesia sudah resesi. Anda jangan begitu. Enggak, kita masih bagus," lanjutnya.
Ia lalu menjabarkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan keempat 2025 mencapai 5,39 persen. Untuk triwulan pertama 2026, Purbaya memproyeksikan 5,5 persen atau lebih.
Bendahara Negara juga membantah kalau klaim itu hanya klaim sepihak darinya. Ia mengaku kalau data tersebut diperoleh dari berbagai lembaga seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hingga Mandiri Spending Index (MSI).
"Orang bilang itu karangan Purbaya saja, enggak. Itu BPS, satu. Terus ada PMI (Purchasing Manager Index). Ada consumer confidence, yang survei BI sama LPS. Itu lembaga yang terpisah, sama naik semua. Ada lagi penjualan mobil dari asosiasi, naik juga, kencang," papar dia.
"Ada lagi Mandiri Spending Index. Positif juga kan? Itu kan dari lembaga-lembaga yang berbeda. Semuanya convert ke sana, artinya memang ekonomi memang betul membaik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara
-
Purbaya Endus 10 Perusahaan Lakukan Under Invoicing, Segera Kejar Pengemplang Pajak
-
Purbaya Siapkan Efisiensi Anggaran Program Pemerintah Imbas Harga Minyak Naik, Tak Cuma MBG
-
Purbaya Klaim Anggaran Masih Aman, Perppu Defisit APBN Belum Diperlukan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat
-
Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram
-
Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak
-
Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur
-
Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG
-
BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo
-
Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel
-
Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi
-
Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M