Bisnis / Keuangan
Selasa, 17 Maret 2026 | 16:45 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG menguat 1,20 persen mencapai level 7.106 pada Selasa, 17 Maret 2026, didorong sentimen positif global.
  • Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan pada 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi.
  • Perdagangan hari itu mencatatkan transaksi 29,14 miliar saham dengan nilai mencapai Rp 24,251 triliun.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya rebound tinggipada penutupan jelang libur panjang lebaran. . Pada perdagangan Selasa, 17 Maret 2026, IHSG naik 1,20 persen ke level 7.106.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG dipicu oleh sentimen positif dari global, terutama kenaikan indeks-indeks di Wall Street pada (16/3) serta mayoritas bursa Asia pada (17/3).

Selain itu, pergerakan harga minyak mentah juga turut menjadi perhatian pelaku pasar. Sempat terkoreksi, harga minyak kembali berbalik menguat seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah.

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah menunjukkan stabilitas. Rupiah ditutup di kisaran Rp16.997 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar AS.

OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]

Sejalan dengan ekspektasi pasar, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75 persen. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengendalikan inflasi di tengah tekanan global.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mengkaji langkah efisiensi anggaran. Fokusnya adalah pada pos belanja Kementerian dan Lembaga yang dinilai masih dapat ditekan, guna menjaga disiplin fiskal tanpa mengganggu program-program prioritas.

Phintraco Sekuritas menilai kombinasi sentimen global dan domestik tersebut menjadi katalis positif bagi IHSG, khususnya menjelang periode libur panjang yang biasanya diwarnai aksi penyesuaian portofolio oleh investor.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 29,14 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 24,251 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,52 juta kali.

Baca Juga: IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 481 saham bergerak naik, sedangkan 226 saham mengalami penurunan, dan 251 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, ROCK, JSPT, LAPD, ESTA, EXCL, ICON, HOPE, RANC, EMTK, BLUE, SMLE.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PSDN, FITT, POLA, BESS, FITT, POLA, NZIA, ALKA, ZATA, RLCO, KAQI, KUAS.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More