Bisnis / Makro
Rabu, 18 Maret 2026 | 11:33 WIB
PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengaturan (BP) BUMN berkontribusi dalam penyelenggaraan Program Mudik Bersama 2026 Idulfitri 1447 Hijriah (Dok: Pertamina)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengaturan (BP) BUMN berkontribusi dalam penyelenggaraan Program Mudik Bersama 2026 yang dilaksanakan pada 17 Maret 2026.

Pada kegiatan mudik gratis BUMN 2026, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah menyelenggarakan acara mudik gratis, ini akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

“Dan ini merupakan sebuah ikhtiar bersama, Bapak Presiden RI menyampaikan, jika kita bisa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah hadir untuk mereka,” terang Agus Harimurti.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Idulfitri. Melalui program ini, negara melalui BUMN turut membantu masyarakat dalam mewujudkan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” ujar Dony.

Donny menambahkan bahwa peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap program ini. Menurutnya, selain membantu masyarakat agar dapat mudik tanpa terbebani biaya transportasi, program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode mudik Lebaran.

“Kami berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Sebagai bagian dari BUMN, partisipasi Pertamina dalam program mudik bersama yang diselenggarakan pemerintah merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita menyampaikan,  program ini juga menjadi bagian dari dukungan Pertamina terhadap upaya pemerintah dalam mendorong perjalanan mudik yang tertib, sekaligus lebih hemat dalam penggunaan energi dan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

Baca Juga: Bukan Sekadar Mudik Gratis, BRI Sediakan Bus Nyaman untuk Pulang Kampung

“Pertamina berpartisipasi aktif dalam tiga program mudik, yakni Mudik Bareng Pertamina yang dikelola secara mandiri oleh perseroan, dan dua program Mudik sinergi pemerintah yakni Mudik Sektor Energi, dan Mudik Gratis BUMN.
Secara keseluruhan, Pertamina menyiapkan 167 armada bus untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat menuju lebih dari 25 kota tujuan,” ujar Arya.

Arya menambahkan, Mudik Bareng Pertamina 2026 telah dilaksanakan pada 15 Maret 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Sementara itu, partisipasi dalam program Mudik Bersama sektor energi dan Mudik gratis BUMN dilaksanakan pada 17 Maret 2026 di Jakarta.

Menurut Arya, program mudik bersama turut mendorong penggunaan transportasi kolektif yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Melalui perjalanan bersama, konsumsi BBM dapat ditekan sehingga lebih hemat energi sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi gas buang. Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung mobilitas rendah karbon serta sejalan dengan upaya pemerintah dalam transisi energi bersih di Indonesia,” tambah Arya.

Arya menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian ESDM, BP BUMN, serta dukungan BUMN lainnya, menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan program mudik.

Load More