- Harga minyak Asia terkoreksi Rabu 18 Maret 2026 dipicu stok minyak AS meningkat drastis dari data API.
- Investor waspada menjelang rapat The Fed mengenai sinyal kebijakan ketat untuk mengatasi inflasi energi.
- Harga minyak Brent dan WTI turun tipis meskipun konflik berkepanjangan memicu prediksi pasokan terganggu.
Suara.com - Harga minyak terkoreksi pada awal perdagangan di Asia, Rabu 18 Maret 2026, setelah sempat melonjak tajam awal pekan ini. Penurunan ini dipicu oleh data industri yang menunjukkan peningkatan stok minyak AS di luar perkiraan.
Pasar juga cenderung berhati-hati menjelang keputusan rapat Federal Reserve. Muncul kekhawatiran akan sinyal kebijakan moneter yang ketat akibat tekanan inflasi yang dipicu oleh lonjakan harga energi dari konflik Iran.
Meski demikian, harga minyak mentah secara umum masih tetap tinggi. Investor memprediksi gangguan pasokan akan terus berlanjut seiring perang AS-Israel dengan Iran yang telah memasuki minggu ketiga tanpa tanda-tanda deeskalasi.
Mengutip dari Investing, harga minyak Brent berjangka turun 1 persen menjadi 102,43 dolar AS per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka turun 1,2 persen menjadi 94,14 dolar AS per barel pada pukul 21:25 ET (01:25 GMT). Selain itu The Fed, sejumlah bank sentral utama dunia lainnya juga dijadwalkan mengadakan pertemuan pekan ini.
Data American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak AS melonjak 6,60 juta barel pada pekan lalu. Angka ini berbanding terbalik dengan ekspektasi pasar yang sebelumnya memprediksi penurunan sebesar 0,6 juta barel. Laporan API ini biasanya menjadi indikator awal bagi data resmi pemerintah AS yang akan dirilis Rabu malam.
Peningkatan stok minyak merupakan sinyal bearish bagi harga karena menunjukkan kondisi pasar yang jenuh pasokan.
Fokus pasar kini tertuju pada hasil rapat Federal Reserve, di mana bank sentral AS diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga namun akan memberikan pandangan strategis terkait penanganan inflasi yang terus merangkak naik.
Sementara itu, harga minyak sedikit melandai setelah Uni Emirat Arab (UEA) dikabarkan akan bergabung dengan AS untuk mengamankan Selat Hormuz, pascapemblokiran total oleh Iran yang memutus 20 persen pasokan global.
Meski demikian, tensi tetap tinggi setelah tewasnya Kepala Keamanan Iran, Ali Larijani, dalam serangan Israel yang memicu kekhawatiran aksi balasan lebih lanjut.
Baca Juga: Dampak Energi Perang Iran, AS dan Israel Lebih Parah dari Krisis 2022?
Harga Brent telah melonjak 40 persen sejak perang pecah pada akhir Februari 2026. Analis OCBC memprediksi harga minyak akan bertahan di atas 100 dolar AS per barel hingga pertengahan 2026 karena minimnya peluang deeskalasi konflik.
Berita Terkait
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel
-
Harga Minyak Kembali ke Level 100 Dolar Imbas Perang Iran, Israel dan AS
-
Purbaya Pamer ke Prabowo RI Bisa Tangani Kenaikan Harga Minyak Sejak 2007 hingga Covid-19
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari
-
Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah
-
Berapa Daya Listrik Kulkas Mini Portable? Cek Penjelasan dan Rekomendasi Produknya
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?