- Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi WFH segera diterapkan usai bertemu Presiden di Jakarta, Jumat (27/3/2026).
- Kebijakan WFH bertujuan menghemat konsumsi energi dan menjaga stabilitas ekonomi akibat dinamika geopolitik global memanas.
- Skema WFH satu hari dalam lima hari kerja direncanakan berlaku bagi ASN, swasta, dan pemda pasca-Idulfitri 2026.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan kebijakan work from home (WFH) mulai diterapkan dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan Airlangga usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Airlangga mengungkapkan, kebijakan WFH sudah dibahas dan tinggal menunggu penetapan resmi oleh pemerintah.
"Pokoknya (kebijakan WFH) akan ditetapkan bulan ini," ujar Airlangga.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai waktu pasti penerapan, Airlangga memberi sinyal kebijakan tersebut akan diumumkan dalam waktu sangat dekat.
"Bulan ini tinggal berapa hari kan. Ya jadi masih ada waktu," ucap Airlangga.
Kebijakan WFH ini disiapkan sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam menghemat konsumsi energi di tengah dinamika global yang memanas, khususnya dampak ketegangan geopolitik yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional, sekaligus menekan beban anggaran di tengah ketidakpastian global.
Sebelumnya, Airlangga mengungkapkan pemerintah sedang mengkaji penerapan skema kerja fleksibel melalui Work From Home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja.
"Ada penghematan dari segi penggunaan mobilitas dari bensin penghematannya cukup signifikan, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan," ungkap Airlangga.
Baca Juga: DPR Usul WFH ASN Digelar Rabu, Hindari Efek Libur Panjang
Menurut dia, kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi energi, khususnya bahan bakar, di tengah potensi kenaikan harga akibat situasi global.
Pemerintah saat ini masih mematangkan aspek teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Skema WFH direncanakan tidak hanya berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga dapat diadopsi oleh sektor swasta dan pemerintah daerah.
Rencana implementasi kebijakan ini disebut akan mulai diberlakukan setelah Hari Raya Idulfitri 2026, meskipun waktu pastinya masih akan ditentukan lebih lanjut.
"Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Kita ikuti situasi yang berkembang," pungkas Airlangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Bursa Efek Indonesia Punya Calon Direksi Baru, Nama Bos Mandiri Sekuritas Jadi Sorotan
-
Perang Tak Kunjung Usai, Trump Sebut Proposal Perdamaian Iran Sebagai 'Sampah'
-
18 Bank di Indonesia Masuk Daftar Terbaik Dunia 2026, Siapa Paling Unggul?
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede