Bisnis / Keuangan
Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa realisasi kredit untuk program Makan Bergizi Gratis telah menyentuh angka Rp1,21 triliun. (bgn.go.id)
Baca 10 detik
  • Kredit Makan Bergizi Gratis (MBG) capai Rp1,21 triliun untuk 1.373 SPPG per Januari 2026.
  • OJK catat pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih tembus Rp174 triliun sokong ekonomi desa.
  • Sektor properti terima Rp1,44 triliun untuk bangun 11.468 unit hunian bagi masyarakat MBR.

Suara.com - Sektor perbankan dan lembaga jasa keuangan nasional mulai tercatat memberi kredit untuk mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri mencatat, aliran kredit bernilai triliunan rupiah telah dikucurkan untuk menyokong tiga program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga pembangunan 3 juta rumah.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa realisasi kredit untuk program Makan Bergizi Gratis telah menyentuh angka Rp1,21 triliun. Dana segar ini mengalir ke 1.373 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah.

"Kami telah mendorong berbagai program strategis seperti Makan Bergizi Gratis dengan realisasi pembiayaan mencapai Rp1,21 triliun," ujar wanita yang akrab disapa Kiki ini dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Senayan, Rabu (1/4/2026).

Tak hanya urusan perut, perbankan juga jor-joran memperkuat ekonomi akar rumput. Kiki memaparkan, realisasi kredit untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bahkan menembus angka fantastis, yakni Rp174 triliun.

Sementara itu, sektor properti turut mendapat angin segar lewat program 3 juta rumah. Hingga Januari 2026, pembiayaan sebesar Rp1,44 triliun telah disalurkan untuk membangun 11.468 unit hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

OJK tidak sekadar memberi instruksi. Guna mempercepat penetrasi, wasit pasar modal ini juga menyiapkan skema pembiayaan alternatif melalui securities crowdfunding (SCF) dan pemberian insentif khusus bagi lembaga jasa keuangan yang terlibat.

"Dukungan terhadap program MBG juga dilakukan melalui skema securities crowdfunding yang melibatkan tiga penerbit dan 266 pemodal," tambah Kiki.

Langkah masif perbankan ini diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi emiten perbankan di bursa, mengingat ekspansi kredit ke sektor strategis pemerintah cenderung memiliki risiko yang terukur dengan dukungan regulasi yang kuat.

Baca Juga: Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop

Load More