Bisnis / Energi
Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB
PLN menyiapkan 500 SPKLU jelang musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. [Antara]
Baca 10 detik
  • Transaksi SPKLU naik 4,14 kali lipat (303.234 kali) selama mudik Lebaran 2026.
  • Penggunaan daya capai 7,16 juta kWh, cermin tingginya kepercayaan pengguna EV.
  • PLN siagakan 4.769 SPKLU nasional; jarak rata-rata antar titik hanya 22 km.

Suara.com - Tren penggunaan kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan lompatan besar pada momen mudik Lebaran 2026. PT PLN (Persero) mencatat penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melonjak hingga 4,14 kali lipat selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Berdasarkan data PLN periode 12-31 Maret 2026, frekuensi pengisian daya mencapai 303.234 transaksi. Angka ini meroket tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencatatkan 73.161 transaksi.

Sejalan dengan jumlah transaksi, konsumsi listrik di SPKLU juga ikut terdongkrak menjadi 7,16 juta kilowatt hour (kWh), naik signifikan dari 1,75 juta kWh pada tahun 2025.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menilai fenomena ini merupakan sinyal positif transisi energi di tanah air. Menurutnya, kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik saat perjalanan jauh semakin mantap.

"Lonjakan penggunaan SPKLU selama RAFI menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Hal ini tidak lepas dari kesiapan infrastruktur dan layanan yang kami hadirkan secara optimal selama periode mudik,” ujar Darmawan dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Keberhasilan ini didukung oleh masifnya sebaran titik pengisian daya. Saat ini, PLN bersama mitra telah menyiagakan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik di seluruh Indonesia. Secara rata-rata, jarak antar SPKLU kini hanya berkisar 22 kilometer.

Khusus untuk jalur mudik utama seperti Trans Sumatera, Jawa, dan Bali, PLN menempatkan 1.681 unit SPKLU di 994 titik. Jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan musim mudik tahun lalu.

Tak hanya stasiun tetap, PLN juga mengerahkan 15 unit SPKLU Mobile di titik strategis seperti area exit tol guna mengantisipasi antrean atau kebutuhan darurat pemudik.

"Kami akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan kendaraan listrik agar masyarakat semakin nyaman beralih ke energi bersih,” pungkas Darmawan.

Baca Juga: Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri

Load More