- Larangan total vape dapat memukul pelaku usaha kecil yang bergantung pada penjualan produk tersebut, bahkan berpotensi memicu penutupan usaha.
- Kebijakan pelarangan diminta tidak reaktif, melainkan melalui kajian matang agar tidak menimbulkan masalah baru di masyarakat.
- Temuan narkotika berasal dari vape ilegal tanpa cukai, sehingga pelaku usaha legal dikhawatirkan ikut terkena dampak kebijakan.
Suara.com - Wacana pelarangan total peredaran rokok elektrik (vape) menuai kekhawatiran, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggantungkan bisnisnya di sektor tersebut. Kebijakan ini dinilai berpotensi memukul ekonomi rakyat jika diterapkan tanpa kajian matang.
Legislator dari Fraksi PKB, Abdullah mengingatkan agar rencana pelarangan vape tidak dilakukan secara terburu-buru. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak luas, khususnya terhadap pelaku UMKM.
"Kebijakan tersebut harus melalui tahapan yang matang. Banyak pelaku UMKM yang menggantungkan usahanya pada penjualan vape, dan tidak sedikit masyarakat yang juga menggunakannya," ujarnya di Jakarta seperti yang dikutip Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, kebijakan yang bersifat reaktif tanpa pertimbangan matang justru berisiko menimbulkan persoalan baru yang lebih kompleks di tengah masyarakat.
Meski demikian, ia mengakui temuan laboratorium dari Badan Narkotika Nasional (BNN) merupakan hal serius yang perlu ditindaklanjuti.
Namun, ia menegaskan solusi yang diambil tetap harus berbasis data dan komprehensif, agar tujuan pemberantasan narkoba bisa tercapai tanpa mengorbankan sektor ekonomi.
"Jika memang terbukti ada penyalahgunaan sistemik untuk peredaran narkoba, dukungan pelarangan tentu ada. Namun, kebijakan tersebut harus melalui tahapan yang sangat matang, berbasis data, dan tidak dilakukan serta-merta," jelasnya.
Abdullah juga menyoroti bahwa peredaran narkoba melalui vape memang menjadi ancaman nyata, terutama bagi generasi muda. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan yang diambil tidak justru merugikan pelaku usaha legal.
Pasalnya, dari temuan yang ada, produk vape yang disalahgunakan merupakan barang ilegal yang tidak memiliki pita cukai, sementara banyak UMKM yang menjalankan usaha secara resmi.
Baca Juga: Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin
Wacana pelarangan total vape sendiri menguat setelah BNN mendorong langkah tersebut dalam rapat bersama Komisi III DPR RI. Dorongan ini muncul menyusul temuan kandungan narkotika pada ratusan sampel cairan (liquid) ilegal yang beredar di masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat
-
Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India
-
LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember
-
BBM Shell Masih Kosong Hingga Saat Ini, Anak Buah Bahlil: Cerita Lama!
-
Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026
-
Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu
-
Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan
-
Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang, Apa Kata Raffi dan Nagita Slavina?
-
Butuh 2,5 Juta Ton Per Tahun untuk B50, Pemerintah Bangun Pabrik Metanol
-
Berapa Harga 1 Kg Emas Batangan? Segini Nilainya Per 10 Juli 2026