- Survei Sun Life April 2026 menyatakan 57 persen perempuan Indonesia terancam tidak memiliki tabungan pensiun yang memadai.
- Pengorbanan kebutuhan pribadi untuk keluarga dan tingginya biaya medis menghambat kemandirian finansial perempuan di Indonesia.
- Fenomena sandwich generation membebani perempuan, namun hanya 26 persen yang menyisihkan dana untuk perawatan orang tua.
Suara.com - Di balik peran sentralnya sebagai pengelola keuangan rumah tangga, perempuan Indonesia kini menghadapi ancaman kerentanan finansial di masa tua.
Sebuah survei terbaru yang dirilis oleh Sun Life pada April 2026 mengungkapkan data yang cukup mengkhawatirkan: mayoritas perempuan di tanah air cenderung mengabaikan kesehatan dan masa depan finansial pribadi demi mengutamakan kebutuhan keluarga.
Berdasarkan riset tersebut, tercatat 57 persen perempuan Indonesia diprediksi tidak akan memiliki tabungan pensiun yang memadai di masa depan.
Kondisi ini dipicu oleh pola konsumsi yang bersifat pengorbanan, di mana 82 persen responden mengaku harus memangkas biaya rekreasi pribadi, 30 persen membatasi peluang investasi, dan 28 persen lainnya terpaksa menunda penyisihan dana untuk masa tua.
Beban Medis dan Krisis Persiapan Masa Tua
Tingginya biaya kesehatan di tahun 2026 menjadi faktor krusial yang memperburuk kondisi ini. Sebanyak 51 persen responden menyatakan bahwa beban medis merupakan hambatan utama dalam mencapai kemandirian finansial.
Tanpa perlindungan yang tepat, pengeluaran kesehatan yang tidak terduga sering kali menguras habis cadangan kas yang seharusnya dialokasikan untuk investasi jangka panjang.
Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menekankan bahwa temuan ini merupakan pengingat penting akan posisi perempuan yang tangguh namun sekaligus rentan secara ekonomi.
"Dalam menjaga keluarga, perempuan sering kali mengorbankan kesehatan, rasa aman, dan rencana finansial mereka sendiri. Peran ini patut dihargai dan didukung dengan solusi yang membantu mereka tetap bisa memprioritaskan keluarga tanpa harus mengesampingkan masa depan sendiri," ujar Albertus dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: DPR Siap Revisi UU Pensiun Pejabat Negara Usai Putusan MK, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
Survei ini juga menyoroti fenomena sandwich generation yang semakin membebani pundak perempuan Indonesia. Data menunjukkan bahwa 96 persen perempuan memperkirakan akan bertanggung jawab penuh atas perawatan orang tua mereka di masa mendatang.
Namun, terdapat kesenjangan besar antara ekspektasi dan realitas persiapan. "Ironisnya, hanya 26 persen perempuan yang telah menyisihkan minimal 10 persen dari pendapatan mereka untuk kebutuhan perawatan orang tua tersebut," tambah Albertus.
Kurangnya alokasi dana khusus ini berpotensi menciptakan tekanan ekonomi ganda saat tanggung jawab tersebut benar-benar tiba.
Meskipun 63 persen perempuan merasa kondisi keuangan mereka secara umum lebih baik dibandingkan generasi ibu mereka terdahulu, data menunjukkan bahwa rasa aman tersebut masih bersifat semu. Hanya 19 persen responden yang merasa sangat siap secara finansial menghadapi peristiwa besar yang tak terduga.
Rendahnya kesiapan menghadapi keadaan darurat ini menunjukkan perlunya edukasi literasi keuangan yang lebih masif. Sebagai pengambil keputusan utama dalam rumah tangga, perempuan membutuhkan akses terhadap perencanaan keuangan yang praktis dan relevan.
Berita Terkait
-
Gaji UMR dan Impian Tabungan 3 Digit
-
Kebiasaan Beli Makanan Matang Tiap Hari Bikin Gaji Numpang Lewat, Benarkah?
-
Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Tetap Waras di Era Tak Tentu, Membaca Bebas Finansial ala Generasi Sandwich
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya
-
Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura