- BCA tutup otomatis rekening saldo Rp 0 jika tidak ada transaksi selama 6 bulan berturut-turut.
- Kebijakan merujuk pada POJK No. 24/2025, lebih cepat dari aturan lama yang berdurasi 12 bulan.
- Nasabah dapat melakukan reaktivasi rekening dormant melalui kantor cabang atau kanal resmi BCA.
Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA resmi melakukan penyesuaian kebijakan terkait jangka waktu penutupan rekening secara otomatis.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 mengenai Pengelolaan Rekening pada Bank Umum.
Dalam aturan terbaru, BCA akan menutup otomatis rekening nasabah yang memiliki saldo Rp 0 dan tidak mencatatkan aktivitas transaksi selama enam bulan berturut-turut. Ketentuan ini jauh lebih singkat dibandingkan kebijakan sebelumnya yang memberikan tenggang waktu hingga 12 bulan.
"Sesuai ketentuan POJK, BCA wajib melakukan penutupan rekening secara otomatis atas Rekening Giro dan Tabungan dengan saldo nihil selama 6 bulan berturut-turut," tulis manajemen BCA dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (14/4/2026).
Kebijakan ini berlaku untuk berbagai jenis produk simpanan, di antaranya Tahapan, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, Tapres, BCA Dollar dan Giro serta Poket Rupiah
Pihak bank menjelaskan bahwa selama rekening dalam status nonaktif (dormant), nasabah tidak dapat melakukan transaksi debit, meski masih bisa menerima dana masuk atau kredit. Guna menghindari penutupan permanen, nasabah diimbau untuk melakukan transaksi perbankan atau pengecekan saldo secara berkala melalui kanal digital maupun ATM BCA.
Bagi nasabah yang rekeningnya sudah terlanjur berstatus dormant, proses aktivasi kembali (reaktivasi) masih dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor cabang BCA terdekat atau melalui layanan pendukung yang telah disediakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan