- Kecelakaan kereta api terjadi di perlintasan Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, yang melibatkan taksi listrik Green SM.
- Green SM merupakan perusahaan transportasi milik Pham Thu Huong, sosok pengusaha asal Vietnam sekaligus istri pendiri Vingroup.
- Huong memiliki kekayaan mencapai Rp46 triliun, angka yang disebut 13 kali lipat lebih besar dibandingkan kekayaan Presiden Prabowo Subianto.
Melihat celah kebutuhan pangan, mereka meminjam modal awal sebesar US$10.000 dengan bunga tinggi untuk memproduksi mi instan bermerek Mivina.
Keputusan tersebut berbuah manis; Mivina menjadi sangat populer hingga dikonsumsi oleh 97 persen penduduk Ukraina pada 2004.
Bisnis pangan ini kemudian berkembang ke 30 negara sebelum akhirnya diakuisisi oleh Nestlé pada 2010. Modal dari hasil penjualan itulah yang kemudian dibawa pulang ke Vietnam untuk membangun Vingroup dan Vinpearl, yang kini bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi utama di Asia Tenggara.
Saat ini, GSM melalui Green SM terus memperluas jangkauannya ke pasar internasional termasuk Indonesia, Laos, dan Filipina.
Bisnis mereka tidak hanya terbatas pada taksi listrik, tetapi juga mencakup platform ride-hailing terintegrasi dan penyewaan kendaraan listrik bagi mitra korporasi.
Berita Terkait
-
Apa Tugas Raffi Ahmad? Ikut Tinjau Evakuasi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Terjepit Semalaman di Gerbong 10, Endang Jadi Korban Terakhir yang Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
-
RS Polri Masih Identifikasi 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta
-
KRL ke Cikarang Belum Beroperasi, 25 Perjalanan KA Masih Terganggu
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam