- Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam.
- Insiden tragis tersebut mengakibatkan 14 penumpang meninggal dunia serta sedikitnya 81 orang lainnya mengalami luka-luka cukup serius.
- Endang Kuswari menjadi salah satu korban selamat yang berhasil dievakuasi setelah terjepit gerbong selama belasan jam lamanya.
Suara.com - Ruang IGD RSUD Kota Bekasi diselimuti suasana kalut. Di antara kerumunan keluarga korban tabrakan maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, tampak Iqbal dengan tatapan lelah yang tak bisa disembunyikan.
Matanya memerah, bukan hanya karena sedih, tapi juga karena terjaga semalaman menanti kepastian nasib sepupunya, Endang Kuswari.
Endang adalah satu dari puluhan korban luka dalam insiden tragis di perlintasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
Saat kecelakaan terjadi, Endang tengah berada di gerbong 10, menempuh perjalanan pulang yang rutin ia lakukan setiap hari.
"Memang setiap hari mobilitasnya kerja pakai KRL kemarin dari Juanda, Jakarta Pusat mau pulang ke rumah di Tambun," kata Iqbal saat ditemui wartawan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).
Nasib Endang tergolong tragis. Proses evakuasinya dramatis dan memakan waktu berjam-jam.
Ia terjebak di dalam ringsekan besi gerbong sejak Senin malam dan baru berhasil dikeluarkan pada Selasa pagi.
Petugas bahkan harus berjibaku menggunakan alat berat manual untuk membebaskan tubuhnya yang terjepit.
Demi menyambung nyawa selama proses evakuasi yang mencekam itu, petugas terus memasok oksigen ke dalam gerbong agar Endang tetap bisa bernapas.
Baca Juga: Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?
"Jadi dia ambulans terakhir yang tiba di RSUD Bekasi, saya juga belum tidur ini dari semalam," ucap Iqbal.
Hingga saat ini, kondisi pasti Endang masih menjadi teka-teki bagi keluarga.
Tim medis masih melakukan perawatan intensif dan serangkaian pemeriksaan medis untuk mendeteksi adanya cedera serius.
"Kami masih nunggu hasil rongen saja ya takutnya ada luka dalam. Pihak PT KAI berikan support dan oksigen ke kakak sepupu saya," tuturnya.
Tragedi ini dipicu oleh tabrakan antara KRL jurusan Cikarang (PLB 5568A) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.
Insiden memilukan ini merenggut 14 nyawa penumpang KRL dan menyebabkan sedikitnya 81 orang lainnya luka-luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian