· Master of Psychology Management di Naperville.
· Master of Business Administration (MBA) The University of New South Wales (UNSW) lulus tahun 2000.
Rekam Jejak Karir Bobby Rasyidin
Tepat usia 38 tahun, ia ditunjuk sebagai profesional muda pertama Indonesia dan dipercaya duduk di posisi puncak PT Alcatel Lucent, Prancis.
· Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2016).
· Komisaris Utama PT LEN Telekomunikasi Indonesia (2016-2019).
· Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia (2016-2021).
· Komisaris Utama PT Indonesian Cloud (2019-2021).
· Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk. (sejak Juni 2020).
Baca Juga: Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral
· Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) (2021-2025).
· Direktur Utama PT KAI (2025 - selesai).
Kekayaan Bobby Rasyidin
Merujuk pada arsip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara elektronik (e-LHKPN) yang dilihat dari situs Komisi Pemberantasan Korupsi, Bobby terpantau menyampaikan sejumlah kekayaannya sebanyak lima kali.
Pada 2020, periode awal menjabat sebagai Direktur Utama Defend ID, dengan harta sebesar Rp42.591.579.521.
Selama tiga tahun menjabat di posisi yang sama, Bobby menyerahkan LHKPN, dimana total kekayaannya alami penurunan, awalnya sebesar Rp42.413.957.606, di 2022 menjadi Rp34.702.747.693, di 2023 turun lagi jadi Rp 37.015.139.843.
Laporan terakhir LKHPN pada Senin, 17 Maret 2025, Bobby melaporkan jumlah kekayaannya mencapai Rp37.838.318.258, dengan rincian sebagai berikut:
· Tanah dan bangunan: Rp21.012.580.500.
· Alat transportasi dan mesin: Rp4.743.578.139.
· Harta bergerak lainnya: Rp2.445.226.800.
· Surat berharga: -
· Kas dan setara kas: Rp9.202.534.739.
· Harta lainnya: Rp1.399.427.455.
· Utang: Rp860.029.375.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung
-
Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?