- Peruri & 14 BUMN kolaborasi TJSL di Raja Ampat untuk konservasi dan pemberdayaan 3T.
- Ekonomi warga Kampung Mutus naik 87,5% berkat pendampingan BUMDes dan pelatihan selam.
- Ratusan rumah di Papua kini akses listrik dan internet lewat sinergi berkelanjutan BUMN.
Suara.com - Komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memerangi ketimpangan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) kembali dibuktikan. Kali ini, Peruri bersama 14 BUMN lainnya terjun langsung ke jantung Papua melalui Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kepulauan Raja Ampat.
Berlangsung pada 22–24 April 2026, aksi korporasi ini menyasar Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun. Tak sekadar memberi bantuan, kolaborasi ini mengintegrasikan penguatan ekosistem lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, menegaskan bahwa partisipasi ini adalah langkah nyata perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang. "Kami meyakini bahwa TJSL tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan nilai melalui pemberdayaan sosial dan pelestarian ekosistem," ujarnya dalam keterangan resmi.
Di Kampung Mutus, langkah konservasi dilakukan secara masif dengan penanaman 2.000 bibit mangrove dan rehabilitasi terumbu karang seluas 225 meter persegi. Menariknya, program ini sukses memacu urat nadi ekonomi warga. Melalui pendampingan BUMDes, pendapatan anggota dilaporkan melonjak hingga 87,5 persen berkat penguatan kapasitas pengelolaan.
Tak hanya lingkungan, aspek infrastruktur dasar turut menjadi sorotan. Sebanyak 119 rumah di Kampung Mutus kini terang benderang berkat akses listrik yang menjangkau 500 penerima manfaat. Di sektor pendidikan, renovasi sekolah dan penyediaan akses internet di SD YPK Effata serta SMPN 11 Raja Ampat menjadi prioritas demi memutus rantai keterisolasian digital.
Sementara itu, di Kampung Manyaifun, fokus diarahkan pada layanan sosial. Akses listrik diberikan kepada 59 rumah, lengkap dengan renovasi fasilitas ibadah dan sekolah guna mendukung aktivitas spiritual dan intelektual 150 warga setempat.
Direktur TJSL Badan Pengelola Investasi BUMN, Edi Eko Cahyono, menyebut sinergi lintas sektoral ini adalah strategi jitu agar dampak program lebih terukur. "Kolaborasi ini kami dorong untuk menghadirkan program yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Monitoring akan terus diperkuat agar dampak ekonominya benar-benar nyata," tegas Edi.
Selain Peruri, deretan raksasa BUMN seperti Pelindo, BRI, PLN, hingga Garuda Indonesia turut andil dalam konsorsium kebaikan ini. Melalui model kolaborasi ini, diharapkan kesejahteraan di wilayah 3T tidak lagi sekadar wacana, melainkan keberlanjutan yang dapat direplikasi di seluruh pelosok negeri.
Baca Juga: Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'
-
Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen
-
Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS
-
Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah
-
Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun
-
Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot