- Bank Himbara mempertahankan suku bunga deposito per 27 April 2026 mengikuti kebijakan BI-Rate sebesar 4,75% untuk menjaga likuiditas.
- Investasi deposito di bank Himbara memberikan keamanan modal nasabah yang dijamin penuh oleh Lembaga Penjamin Simpanan hingga 3,50%.
- BRI menawarkan suku bunga deposito kompetitif dengan imbal hasil tertinggi mencapai 3,50% untuk tenor jangka waktu selama tiga bulan.
Suara.com - Menutup pekan terakhir di bulan April 2026, instrumen deposito perbankan masih menjadi primadona bagi investor yang memprioritaskan keamanan modal serta kepastian nilai imbal hasil.
Hingga pantauan terbaru pada 27 April 2026, sejumlah bank besar milik negara (Himbara) seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, dan BNI tercatat masih mempertahankan tingkat suku bunga deposito mereka secara konsisten sejak awal bulan.
Stabilitas suku bunga di sektor perbankan pelat merah ini merupakan respon langsung terhadap kebijakan moneter Bank Indonesia yang tetap mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75%. K
ebijakan ini dinilai berhasil menjaga likuiditas perbankan nasional tetap kokoh dan meminimalisir volatilitas suku bunga di pasar simpanan.
Selain sifatnya yang stabil dari fluktuasi pasar modal, daya tarik utama deposito terletak pada aspek proteksi. Dana nasabah yang ditempatkan di bank-bank ini sepenuhnya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Saat ini, tingkat bunga penjaminan LPS berada di level 3,50%, yang memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa simpanan mereka aman selama berada dalam batas ketentuan yang berlaku.
Imbal Hasil Deposito Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Sebagai salah satu penyedia layanan perbankan dengan jangkauan terluas, BRI menawarkan kemudahan akses bagi nasabah yang ingin membuka rekening deposito.
Nasabah dapat memulai investasi ini dengan setoran awal sebesar Rp1 juta melalui layanan internet banking, atau minimal Rp10 juta bagi mereka yang lebih memilih datang langsung ke kantor cabang fisik.
Baca Juga: BRI Salurkan Kredit Perumahan Rp258,9 Miliar untuk Masyarakat Papua
Berdasarkan data hingga akhir April 2026, BRI menawarkan skema imbal hasil yang kompetitif, terutama bagi nasabah yang mengincar penempatan dana jangka pendek. Berikut adalah rincian tingkat suku bunga yang ditawarkan:
- Tenor 1 Bulan: BRI memberikan imbal hasil di kisaran 3,25% hingga 3,35%, dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan nilai nominal dana yang disimpan.
- Tenor 3 Bulan: Menjadi pilihan yang paling optimal karena menawarkan suku bunga tertinggi dan merata di level 3,50%.
- Tenor Jangka Menengah & Panjang (6, 12, 24, hingga 36 bulan): Pihak bank menetapkan tingkat suku bunga tetap (flat) di angka 3,00%.
Strategi penetapan bunga ini menunjukkan bahwa perbankan berupaya menarik likuiditas jangka pendek hingga menengah guna menjaga arus kas yang dinamis.
Tag
Berita Terkait
-
Alat Berat Tenggelam di Lumpur, BRI Insurance Cairkan Klaim Rp1,1 Miliar untuk Nasabah
-
Belanja Hemat di Akhir Bulan, Ada Promo Sogo Payday Deals Bersama BRI
-
Nikmati Penawaran Eksklusif Sogo Beauty Festivity Bersama BRI
-
Bek Persib Akui Peluang Jadi Juara Super League 2025/2026 Sangat Berat
-
Gajian Tiba! Borong Koleksi Mewah di Galeries Lafayette dengan Diskon BRI
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen