- Kementerian ESDM sedang menguji penggunaan Compressed Natural Gas sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga guna menekan ketergantungan LPG.
- Pakar migas menilai CNG tidak praktis untuk rumah tangga karena membutuhkan tabung berukuran besar dan material sangat tebal.
- Penggunaan CNG berisiko tinggi di pemukiman padat akibat tekanan ekstrem sehingga lebih disarankan untuk kebutuhan sektor industri saja.
Namun, solusi ini terbentur pada faktor ekonomi masyarakat. Material tersebut diprediksi akan membuat harga tabung melonjak hingga 10 kali lipat lebih mahal dibandingkan tabung baja biasa.
Tak hanya soal tabung, perangkat memasak di dapur warga pun harus ikut berubah. Karena kandungan kalori CNG berbeda dengan LPG, kompor yang ada saat ini tidak bisa langsung digunakan. Nasabah atau masyarakat perlu melakukan modifikasi atau membeli kompor khusus yang sesuai dengan karakteristik gas alam.
Melihat berbagai tantangan teknis dan risiko keamanan tersebut, Moshe Rizal tidak merekomendasikan CNG sebagai pengganti gas melon 3 kg untuk skala rumah tangga kecil. Tekanan yang sangat tinggi dinilai terlalu berisiko untuk penggunaan di lingkungan pemukiman padat.
Ia justru mendorong agar pemanfaatan CNG diarahkan untuk sektor industri, seperti perhotelan dan restoran besar.
"Di hotel, tabung CNG bisa ditempatkan di area khusus atau luar ruangan untuk meminimalkan risiko. Untuk rumah tangga, hal ini sulit diterapkan mengingat tekanan gasnya yang sangat tinggi," jelas Moshe.
Tag
Berita Terkait
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket