-
Gaji UMR tetap bisa digunakan untuk membeli rumah dengan strategi tepat.
-
Kenaikan harga rumah mencapai 15 Persen per tahun akibat inflasi lahan.
-
Manfaatkan KPR FLPP dan investasi emas untuk mengejar uang muka rumah.
Suara.com - Di tengah tantangan ekonomi, memiliki rumah sendiri sering kali dianggap sebagai misi yang mustahil bagi para pekerja. Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah gaji UMR (Upah Minimum Regional) bisa untuk membeli rumah?
Seperti diketahui, gaji UMR atau yang kini disebut UMP (Upah Minimum Provinsi) di Indonesia bervariasi tergantung kebijakan setiap wilayah. Untuk 2026, berada di kisaran Rp2,3 juta hingga Rp5,7 juta.
Angka tersebut sering dinilai kecil untuk hidup di kota besar, namun memiliki rumah bukanlah hal mustahil. Asalkan menerapkan strategi keuangan yang tepat.
Pemilik budget terbatas bisa saja memiliki aset properti di zaman sekarang. Namun harus dibarengi dengan kesanggupan dalam mengelola pendapatan yang dimiliki.
Harga Rumah Jadi Kendala
Kendala utama yang sering menjadi sandungan yakni kenaikan harga rumah yang ditaksir mencapai 10 hingga 15 persen per tahun.
Mengutip laman resmi Pegadaian, kenaikan harga rumah ini dipicu oleh inflasi, tingginya permintaan, lahan yang semakin terbatas, hingga biaya bahan bangunan yang terus merangkak naik.
Meski pemasukan dianggap kurang untuk mewujudkan rumah impian, pemilik gaji UMR sejatinya tetap bisa mengupayakannya.
Caranya dengan menabung, menambah pendapatan dari pekerjaan sampingan, ataupun investasi secara konsisten demi mewujudkan rumah impian.
Tips Menabung dan Membeli Rumah dengan Gaji UMR
Agar gaji UMP bisa dikonversi menjadi cicilan rumah, berikut adalah langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan:
Baca Juga: Di Balik Angka yang Disebut Cukup: Senyum di Luar, Pusing Hitung Sisa Saldo Kemudian
1. Gunakan Skema Menabung Paksa (Auto-Debet)
Jangan menunggu sisa gaji untuk menabung. Sisihkan setidaknya 20% hingga 30% dari gaji UMP Anda tepat setelah gajian. Jika UMP Anda Rp5 juta, maka simpanlah Rp1 juta - Rp1,5 juta khusus untuk uang muka (DP) rumah.
2. Incar Rumah Subsidi (KPR FLPP)
Bagi pemilik gaji UMR, Rumah Subsidi melalui skema KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) adalah solusi terbaik.
Rumah ini memiliki bunga flat (tetap) yang rendah dan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan rumah komersial, sehingga cicilannya tidak akan memberatkan pengeluaran bulanan Anda.
3. Manfaatkan Investasi Emas untuk Melawan Inflasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata