- Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan delegasi Hisense Group di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025 lalu.
- BPI Danantara dan Hisense Group menandatangani nota kesepahaman untuk menjajaki kerja sama strategis di bidang pengembangan teknologi.
- Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan investasi, transfer teknologi, serta memperkuat daya saing ekosistem industri nasional di kancah internasional.
Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan delegasi dari Hisense Group di kediaman pribadinya, Kertanegara, Jakarta, pada Jumat (15/5/2025).
Pertemuan strategis ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kerja sama investasi dan membangun kemitraan dengan pelaku industri global.
Dalam pertemuan tersebut, agenda utama adalah penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan Hisense.
"Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan Hisense. MoU tersebut menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama di bidang teknologi," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dalam keterangannya dikutip Sabtu (16/5/2026).
Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, serta Chairman Hisense Group Jia Shaoqian. Sejumlah jajaran menteri dari Kabinet Merah Putih turut hadir mendampingi Presiden dalam momen tersebut.
Di antara pejabat yang hadir adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Prasetyo Hadi, menekankan bahwa pertemuan antara Kepala Negara dan pimpinan Hisense tersebut berjalan dengan sangat baik.
"Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Presiden Prabowo menyambut baik minat Hisense untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional, peningkatan investasi, serta penguatan ekosistem industri dalam negeri," ujarnya.
Kerja sama antara Danantara dan Hisense ini diharapkan dapat mendatangkan investasi berkualitas ke tanah air.
Baca Juga: Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?
Pemerintah menargetkan kolaborasi ini mampu mendorong transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing Indonesia pada sektor industri strategis di kancah internasional.
Melalui penandatanganan MoU ini, Pemerintah Indonesia dan Hisense menegaskan komitmen awal mereka untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan serta berorientasi pada kerja sama jangka panjang.
Berita Terkait
-
Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?
-
Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
-
Amien Rais Muncul Lagi, Kini Beri Kode Isu Menko Sulit Bertemu Presiden
-
Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting
-
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini
-
Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?
-
B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng
-
BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
BPKH Pangkas Anggaran Operasional Rp100,31 Miliar
-
Neraca Perdagangan RI Tekor Pada Mei, Penyebabnya Impor Migas
-
Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta
-
4 Marketplace Bakal Potong Pajak PPh Penjual Online Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
-
Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia