- Tangerang mengungguli Jakarta Selatan dalam pencarian hunian awal 2026 berkat infrastruktur serta konektivitas transportasi yang sangat baik.
- LippoLand meluncurkan Infinite Collection di Park Serpong sebagai hunian modern dengan desain kolaborasi kreatif bagi masyarakat urban.
- Kawasan Park Serpong menawarkan konsep kota mandiri terintegrasi dengan aksesibilitas lengkap dan harga hunian yang terjangkau bagi konsumen.
Suara.com - Kawasan Tangerang kini semakin menjadi primadona baru bagi masyarakat yang mencari hunian di Jabodetabek. Bahkan, minat pencarian rumah di Tangerang disebut telah melampaui Jakarta Selatan.
Berdasarkan data Rumah123 pada awal 2026, Tangerang mencatat pangsa pencarian hunian sebesar 14,8 persen, lebih tinggi dibandingkan Jakarta Selatan yang berada di level 12,4 persen.
Tingginya minat tersebut didorong perkembangan infrastruktur, konektivitas transportasi yang semakin baik, hingga tumbuhnya kawasan kota mandiri di wilayah Tangerang Raya.
Melihat tingginya kebutuhan pasar, Park Serpong kembali meluncurkan produk hunian terbaru bertajuk Infinite Collectio yang berada di klaster Palisade North.
Produk tersebut hadir dengan konsep 'Designer Inspired Homes' yang mengusung desain modern, tata ruang efisien, dan atmosfer hunian yang selaras dengan gaya hidup urban masa kini.
Tak hanya mengedepankan desain arsitektur, konsep tersebut juga menghadirkan inspirasi interior rumah yang dikurasi oleh berbagai profesi kreatif seperti graphic designer, interior designer hingga fashion designer.
CEO LippoLand, David Iman Santosa mengatakan pihaknya ingin menghadirkan hunian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban modern.
"Park Serpong kami kembangkan sebagai kawasan hunian yang dinamis, inklusif, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat urban saat ini. Melalui Infinite Collection, kami ingin menghadirkan produk hunian berkualitas dengan desain modern, fungsional, serta harga yang tetap terjangkau," ujarnya di Jakarta, Senin (18/5/2026).
Selain faktor desain, konektivitas kawasan juga menjadi daya tarik utama Tangerang. Kawasan Park Serpong didukung akses Tol Jakarta–Merak, Tol Serbaraja, rencana JORR 3, akses KRL melalui Stasiun Jatake dan Stasiun Cisauk, hingga rencana pengembangan MRT Phase 3 Cikarang–Balaraja.
Baca Juga: Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
Park Serpong juga mengembangkan konsep kota mandiri dengan dukungan fasilitas lifestyle, pendidikan, kesehatan hingga area komersial dalam satu kawasan terintegrasi.
Hingga saat ini, Park Serpong telah mencatat lebih dari 12 ribu unit hunian terjual dan lebih dari 5.800 unit hunian serta ruko telah diserahterimakan kepada konsumen.
Infinite Collection sendiri hadir dalam enam tipe hunian, mulai dari Bronze Crafted Livin hingga GoldTops Crafted Livin dengan harga mulai Rp 330 jutaan hingga Rp 996 jutaan.
David menegaskan kawasan tersebut tidak hanya menawarkan rumah, tetapi juga ekosistem kehidupan modern yang terintegrasi.
"Kami ingin menghadirkan kawasan yang dapat menjadi pilihan jangka panjang bagi berbagai generasi, dengan dukungan fasilitas pendidikan, lifestyle, area komersial, kesehatan, hingga aksesibilitas yang semakin lengkap dan terkoneksi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara