Bisnis / Keuangan
Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB
Ilustrasi perdagangan saham Wall Street. [REUTERS/Brendan McDermid/aa].
Baca 10 detik
  • Bursa saham Wall Street ditutup bervariasi pada 18 Mei 2026 akibat tekanan sektor teknologi dan kenaikan obligasi.
  • Saham teknologi melemah signifikan dipicu aksi jual sektor chip memori serta kekhawatiran kemampuan memenuhi permintaan pasar global.
  • Lonjakan harga minyak akibat tensi geopolitik Timur Tengah turut membebani pasar dan menekan prospek pemangkasan suku bunga Fed.

"Memang ada masalah inflasi,: kata CEO WEBs Investments, Ben Fulton, kepada CNBC.

Fulton menyebut tingginya harga minyak sebagai isu titik balik. Akan sulit untuk melihat adanya penyeimbang," lanjut dia.

Menurut Fulton, tanpa perkembangan positif dari konflik Timur Tengah, pasar saham berpotensi bergerak terbatas karena investor mulai memilih mengamankan keuntungan.

"Saya bisa melihat orang-orang mulai melindungi keuntungan dengan cukup cepat," tambah Fulton.

Load More