Bisnis / Makro
Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB
PT MMSGI miliki tiga ruang lingkup bisnis, pertambangan, properti dan energi terbarukan. [MMSGI].
Baca 10 detik
  • Bareskrim Polri menggeledah kantor PT MMS di Jakarta Utara terkait dugaan kasus manipulasi data ekspor komoditas sawit.
  • Publik keliru mengaitkan kasus tersebut dengan PT MMSGI yang bergerak di sektor batu bara, energi, dan properti.
  • PT MMSGI didirikan tahun 2005 dan kini fokus mengembangkan bisnis pertambangan, energi terbarukan, data center, serta sektor properti.

Suara.com - PT MMS tengah ramai dibicarakan oleh banyak pihak setelah Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantornya Jalan Ampera IV, Pademangan, Jakarta Utara.

Penggeledahan itu buntut kasus dugaan manipulasi data ekspor atau praktik under invoicing yang dilakukan PT MMS.

Namun, banyak yang mengira bahwa PT MMS itu adalah PT MMSGI. Padahal, itu salah besar karena PT MMSGI tidak berbisnis di industri sawit Indonesia, melainkan berkecimpung di industri batu bara, energi terbarukan, dan properti.

Lantas, apa profil PT MMSGI?

Mengutip situs resminya, PT MMSGI didirikan pada tahun 2005 yang kepemilikan sahamnya dipegang 100 persen oleh investor dalam negeri. Pada tahap awal, perseroan hanya sebagai perusahaan perdagangan batu bara untuk pasar domestik.

Tidak berhenti di pasar domestik, pada tahun 2012 MMSGI mulai menjadi eksportir batu bara. Kemudian, MMSGI berkembang dari perusahaan eksportir menjadi perusahaan pertambangan dengan mengakuisisi PT Duta Dharma Utama.

Bisnis pertambangan MMSGI makin besar setelah kembali mengakuisisi pengelola tambang batu bara terbesar yaitu PT Multi Harapan Utama (MHU) pada tahun 2017.

Tak hanya batu bara, MMSGI mulai masuk bisnis tambang berkelanjutan dengan mendirikan MMS solution, dan mengelola pabrik high grade nikel matte lewat PT Mitra Murni Perkasa (MMP).

Salah satu bisnis properti yang dimiliki oleh PT MMSGI. [MMSGI].

Selain pertambangan, MMSGI melebarkan sayap ke bisnis properti dengan mengakuisisi hotel legian yang dikelola oleh Pullman Melalui Mitra Asian Property (MAP).

Baca Juga: PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka

Bisnis properti MMSGI pun semakin topcer, setelah memperluas ke bisnis berbasis aset, di mana fungsinya bisa mengelola portofolio dan perhotelan di dalam negeri.

Setelah itu, MMSGI juga merambah bisnis di sektor teknologi, dengan mengelola data center di pusat kota yang berafiliasi dengan Bitera.

MMSGI dan anak usahanya juga selalu menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dengan transformasi digital, energi dan pengembangan talenta.

Salah satunya, menggunakan listrik daru pembangkit tenaga surya untuk mendukung operasional MHU.

Dengan ruang lingkup bisnis seperti ini, sudah jelas bahwa PT MMS yang digeledah oleh Bareskrim Polri bukan PT MMSGI, karena tidak berkaitan dengan bisnis sawit.

Load More