- Investor asing mencatatkan jual bersih Rp 587,21 miliar di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026.
- Akumulasi jual bersih asing sejak awal tahun telah mencapai Rp 72,80 triliun, dengan BBCA sebagai saham terbanyak dijual.
- Indeks Harga Saham Gabungan melemah 4,52 persen ke level 5.342 akibat hilangnya kepercayaan investor dan ketegangan geopolitik global.
Suara.com - Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) di pasar saham pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026. Berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia, nilai jual bersih asing di pasar reguler mencapai Rp 587,21 miliar.
Aksi jual tersebut menambah panjang arus keluar dana asing dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Secara kumulatif sejak awal tahun (year to date/YTD), investor asing tercatat telah membukukan net sell sebesar Rp 72,80 triliun.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp 489,11 miliar.
Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang mencatat net sell sebesar Rp 298,49 miliar.
Investor asing juga tercatat melakukan aksi jual pada PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 135,96 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 132,68 miliar, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 77,59 miliar.
Di sisi lain, sejumlah saham justru menjadi incaran investor asing. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin daftar saham dengan pembelian bersih asing terbesar setelah membukukan net buy sebesar Rp 258,36 miliar.
Selanjutnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat pembelian bersih asing senilai Rp 122,28 miliar.
Disusul PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 37,94 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 30,32 miliar, dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) sebesar Rp 28,51 miliar.
Baca Juga: Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah
Daftar Saham yang Dijual Asing:
- BBCA: Rp 489,11 miliar
- BBRI: Rp 298,49 miliar
- TLKM: Rp 135,96 miliar
- ANTM: Rp 132,68 miliar
- AMMN: Rp 77,59 miliar
Daftar Saham yang Diborong Asing:
- TPIA: Rp 258,36 miliar
- BUMI: Rp 122,28 miliar
- BBNI: Rp 37,94 miliar
- DEWA: Rp 30,32 miliar
- BIPI: Rp 28,51 miliar
IHSG Meloyo
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami pelemahan pada penutupan Senin ini ke level 5.342 atau turun 4,52 persen.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG ini imbas dri hilangnya kepercayaan investor asing ke pasar saham Indonesia.
"Selain itu, sentimen Iran dan Israel saling melakukan serangan, sehingga mengancam gencatan senjata yang rapuh. Akibatnya harga minyak mentah naik lebih dari 4 persen, sehingga meningkatkan risiko akan potensi kenaikan inflasi yang berlanjut serta potensi pelebaran defisit APBN 2026," tulis Phintraco Sekuritas.
Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah level MA200 monthly, sehingga potensi penurunan IHSG lebih lanjut masih berpeluang terbuka secara teknikal.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Bursa Mineral Masih Gelap, Bahlil Lagi Cari Formulanya
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah
-
Cerita Pemilik Toko Bangunan Tak Menyangka Terpilih Program KPP, Raih Pinjaman Modal Rp5 Miliar
-
Saham BBCA Ambruk, Kini Lebih Murah dari Segelas Teh Poci!
-
Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini
-
Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi
-
Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat
-
Bea Keluar Batubara Belum Layak Dibahas Saat Ini
-
Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026