- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemadaman listrik di Pulau Jawa bukan disebabkan oleh kelangkaan stok batu bara nasional.
- Pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jawa pada Juni 2026 terjadi akibat kendala teknis pada mesin pembangkit PLN.
- PLN melakukan pemadaman listrik terbatas di wilayah Serpong untuk menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan masyarakat setempat.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengklaim bahwa pemadaman listrik yang terjadi sejumlah wilayah Pulau Jawa bukan disebabkan stok batu bara yang menipis di sejumlah pembangkit.
Bahlil menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan penugasan 170 juta ton batu bara untuk kebutuhan listrik.
"Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu enggak benar, karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton," ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta yang dikutip pada Jumat (12/6/2026).
Ia menyebut terjadinya pemadaman di sejumlah kawasan Pulau Jawa disebabkan kendala teknis. Bahlil mengaku telah berkoordinasi dengan PLN guna mengatasi persoalan tersebut.
"Dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN, dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya," katanya.
Bahlil pun mengaku sedang mengupayakan pemadaman listrik tidak terulang kembali ke depannya.
"Kita upayakan untuk segera tidak ada lagi pemadaman," imbuhnya.
Sebagaimana dilaporkan pemadaman listrik terjadi di beberapa wilayah di Jawa, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah. Durasi pemadaman bervariasi, namun dilaporkan berlangsung hingga berjam-jam.
Sebelumnya,PT PLN (Persero) menghentikan aliran listrik di beberapa lokasi serpong secara terbatas pada, Kamis, 11 Juni 2026. Artinya, sebagian wilayah serpong akan mati lampu atau gelap gulita.
Baca Juga: Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik
Manager Komunikasi PLN UID Banten, Indo Gilang N, mengatakan pemadaman listrik ini dalam rangka menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan di wilayah Tangerang Selatan, khusunya Serpong.
"Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan pasokan listrik andal bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
Namun demikian, PLN tidak memberitahukan secara rinci di mana saja wilayah Serpong yang terkena pemadaman listrik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor
-
Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026
-
Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun
-
Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang
-
BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS
-
Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko
-
Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?
-
Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik
-
Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa