- Nilai tukar rupiah berada pada posisi stagnan di level Rp17.712 per dolar AS akibat sikap waspada pelaku pasar global.
- Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan fiskal strategis melalui penyesuaian anggaran prioritas dan harga BBM untuk menjaga stabilitas makroekonomi domestik.
- Ekonom memproyeksikan kebijakan taktis tersebut dapat mendorong penguatan nilai tukar rupiah menuju kisaran Rp17.500 pada pekan depan.
Berdasarkan rujukan data pasar dari Bloomberg, pada penutupan awal pekan kemarin rupiah bertengger di posisi Rp17.708 per dolar AS.
Angka tersebut menunjukkan apresiasi yang signifikan dengan penguatan sebesar 152 poin atau sekitar 0,85 persen dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya yang sempat tertahan di level Rp17.860 per dolar AS.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengonfirmasi bahwa tren penguatan tajam mata uang lokal tersebut didorong oleh hadirnya sentimen positif global, terutama setelah adanya pernyataan resmi perdamaian dari Presiden AS Donald Trump dengan pihak otoritas Iran yang meredakan ketegangan geopolitik internasional.
Disclaimer: Analisis mengenai pergerakan nilai tukar mata uang rupiah, fluktuasi harga minyak mentah global, serta proyeksi kebijakan fiskal ekonomi domestik ini disajikan semata-mata sebagai produk informasi jurnalisme keuangan publik. Artikel ini tidak memuat panduan transaksi valuta asing, rekomendasi investasi saham perbankan, ataupun instruksi penempatan modal finansial yang bersifat mengikat pembaca.
Berita Terkait
-
'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur