Bisnis / Keuangan
Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Himbara harus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di Istana Merdeka Kamis, (18/6/2026). [Cahyo/ Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan Himbara harus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di Istana Merdeka pada Kamis, 18 Juni 2026.
  • Himpunan Bank Negara mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar Rp1.100 triliun atau sepuluh persen dari total nilai perusahaan Indonesia.
  • Bank Himbara diminta mengutamakan asas profesionalitas serta memberikan manfaat ekonomi merata bagi masyarakat dan sektor UMKM nasional.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto, menegaskan peran strategis Himpunan Bank Negara (Himbara) bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kepala Negara menegaskan Himbara jangan sekadar mencari laba.

Pernyataan disampaikan langsung Prabowo di hadapan jajaran komisaris dan direksi Himbara dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Usai pertemuan, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa kapitalisasi pasar gabungan seluruh bank Himbara dapat mencapai sekitar Rp1.100 triliun.

Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM ini, angka tersebut mencerminkan sekitar 10 persen nilai seluruh perusahaan nasional.

“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital marketatau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tutur Rosan.

Rosan menyampaikan, arahan Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat, di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

CEO Danantara, Rosan Roeslani di Istana Merdeka Kamis, (18/6/2026). [Cahyo/ Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” kata Rosan.

Rosan menilai bahwa bank-bank pelat merah berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.

“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama,” ujar Rosan.

Baca Juga: CELIOS: Penggunaan Dana Pribadi Prabowo buat Kunjungan Luar Negeri Langgar Undang-Undang!

Berkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional.

“Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” kata Rosan.

Ia menegaskan bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.

“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” tandas Rosan.

Load More