- PC Ketapang II Ltd. memulai fabrikasi fasilitas produksi Lapangan Bukit Panjang di Bintan setelah mendapat persetujuan investasi April 2026.
- Proyek ini ditargetkan beroperasi tahun depan guna mendukung pemenuhan energi nasional dengan puncak produksi gas 50 MMSCFD.
- Pengembangan lapangan dilakukan melalui integrasi infrastruktur lepas pantai di Jawa Timur dengan skema kontrak EPCIC bersama Meindo Elang Indah.
Suara.com - PC Ketapang II Ltd. (PCK2L), anak perusahaan Searah Limited, resmi memulai kegiatan fabrikasi fasilitas produksi untuk proyek pengembangan Lapangan Bukit Panjang di Wilayah Kerja (WK) Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.
Dimulainya proyek ini ditandai dengan seremoni First Steel Cutting di Meitech Korindo Yard, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, pada belum lama ini.
Proyek ini memasuki tahap fabrikasi setelah memperoleh persetujuan Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) pada April 2026.
Target produksi dari pengembangan lapangan ini diproyeksikan mulai berjalan (onstream) pada tahun depan untuk mendukung kebutuhan energi di Jawa Timur serta target produksi migas nasional.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan bahwa realisasi proyek ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap sektor hulu migas di Indonesia.
"Semakin cepat tentu semakin baik. Kami berharap tahun depan Lapangan Bukit Panjang dapat onstream dengan tambahan produksi kondensat sekitar 1.000 BOPD serta menghasilkan LPG sampai dengan 189 metrik ton per hari atau setara sekitar 2.170 BOEPD," ujar Djoko dalam keterangan tertulisnya yang dikutip pada Sabtu (20/6/2026).
Lapangan Bukit Panjang diestimasikan memiliki puncak produksi mencapai 50 MMSCFD.
Skema pengembangannya akan menggunakan pembangunan fasilitas produksi lepas pantai yang diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting di Lapangan Bukit Tua, yang telah beroperasi sejak tahun 2015 di WK Ketapang.
Presiden Direktur PCK2L, Yuzaini Md Yusof, menjelaskan bahwa optimalisasi nilai aset pada proyek ini dilakukan melalui penerapan teknologi efisien dan pengembangan yang berkelanjutan.
Baca Juga: SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026
Pelaksanaan kontrak Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) proyek ini diserahkan kepada PT Meindo Elang Indah selaku pelaksana.
Sebagai informasi, induk perusahaan PCK2L, yaitu Searah Limited, merupakan perusahaan patungan antara PETRONAS dan Eni dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 50 persen yang resmi berdiri pada 1 Juni 2026.
Perusahaan independen ini menggabungkan aset terpilih di Malaysia dan Indonesia, termasuk WK Ketapang yang memiliki portofolio 19 aset gas baik yang telah berproduksi maupun dalam tahap pengembangan.
Berita Terkait
-
Hadapi Tantangan Rantai Pasok, SKK Migas Dorong Kolaborasi Industri Hulu Migas
-
Harta Karun Migas Baru! Proyek Andaman di Aceh Berpotensi Jadi Proyek Strategis Nasional
-
Proyek Migas RI Terlambat Imbas Tukang Las Dibajak oleh Asing
-
SKK Migas Bareng Pelaku Industri Cari Solusi Rantai Suplai untuk Capai Target Produksi
-
SKK Migas dan KKKS Fokus Tingkatkan Produksi Migas di Tengah Tantangan 2024
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi