Bisnis / Inspiratif
Senin, 22 Juni 2026 | 16:15 WIB
Ajang Busworld Southeast Asia 2026. [dok. pribadi]
Baca 10 detik
  • INVI percepat elektrifikasi transportasi lewat kolaborasi strategis untuk mendukung target 10.000 bus listrik TransJakarta pada 2030 dan memperluas ekosistem EV nasional.
  • Ekspansi bus listrik ke berbagai sektor, termasuk layanan AKAP Pontianak–Sintang dan transportasi karyawan di kawasan industri, didukung infrastruktur charging dan layanan purna jual.
  • Fokus bangun ekosistem end-to-end, mulai dari kendaraan, charging station, aftersales, hingga pengembangan SDM melalui INVI Technician Academy.

Suara.com - PT Energi Makmur Buana (INVI) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan elektrifikasi transportasi di Indonesia melalui serangkaian kolaborasi strategis yang diumumkan pada ajang Busworld Southeast Asia 2026.

Mulai dari dukungan terhadap target 10.000 bus listrik TransJakarta pada 2030, pengembangan layanan bus listrik antarkota antarprovinsi (AKAP) di Kalimantan Barat, hingga pengembangan talenta muda melalui INVI Technician Academy, seluruh inisiatif tersebut jadi bagian dari upaya membangun ekosistem kendaraan listrik komersial yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dalam sesi konferensi bertajuk “Powering Electric Bus in Indonesia: Electric Bus is Becoming Part of Energy Resilience and Economic Competitiveness”, Direktur Utama INVI, Alif Sasetyo, menegaskan bahwa bus listrik tidak lagi hanya menjadi bagian dari agenda dekarbonisasi, namun juga berperan strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.

“Elektrifikasi transportasi bukan hanya tentang mengganti kendaraan berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem yang mampu mendukung operasional secara berkelanjutan, mulai dari kendaraan, infrastruktur pengisian daya, layanan purna jual, hingga kesiapan sumber daya manusia," kata Alif Sasetyo.

"Di tengah kebutuhan meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat ketahanan energi nasional, kendaraan listrik menjadi salah satu solusi yang semakin relevan bagi sektor transportasi Indonesia. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia," sambungnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara INVI, PT Kalista Nusa Armada (KALISTA Group), dan tiga operator TransJakarta yaitu PT Biro Perjalanan Wisata Pahala Kencana, PT Bayuholong Persada, serta Koperasi Jasa Angkutan Arief Rachman Hakim (Kopang ARH).

Kolaborasi ini jadi salah satu langkah strategis untuk mendukung target elektrifikasi lebih dari 10.000 armada TransJakarta pada 2030 melalui pendekatan ekosistem yang melibatkan penyedia kendaraan, operator, infrastruktur, dan layanan operasional.

Dukungan terhadap target elektrifikasi transportasi tidak hanya difokuskan pada kawasanperkotaan.

INVI meyakini bahwa manfaat kendaraan listrik juga dapat dirasakan pada berbagai segmen transportasi lainnya, mulai dari layanan antarkota hingga mobilitas kawasan industri.

Sebagai wujud komitmen tersebut, INVI memperluas implementasi kendaraan listrik ke sektor transportasi antarkota antarprovinsi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman bersama PT Borneo Trans Mandiri.

Melalui kerja sama tersebut, layanan EV Coach ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026 untuk melayani rute Pontianak–Sintang di Kalimantan Barat dengan dukungan infrastruktur pengisian daya yang telah dipersiapkan di Pontianak, Sanggau, dan Sintang.

Implementasi ini jadi salah satu langkah awal pengembangan layanan bus listrik AKAP di Kalimantan Barat dan menunjukkan bahwa elektrifikasi transportasi mulai berkembang dari transportasi publik perkotaan menuju layanan perjalanan antarkota.

Pada sektor industri, INVI juga melakukan serah terima unit EV Coach 12 meter kepada PT Multi Lintas Persada untuk mendukung layanan antar-jemput karyawan di kawasan industri Cilegon.

Implementasi tersebut menjadi salah satu penggunaan bus listrik untuk mobilitas industri di wilayah tersebut dan memperlihatkan semakin luasnya adopsi kendaraan listrik pada sektor komersial.

Untuk mendukung berbagai implementasi tersebut, INVI menghadirkan rangkaian kendaraan listrik komersial HIGER yang telah digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional mulai dari transportasi publik perkotaan, transportasi antarkota, hingga mobilitas kawasan industri.

Load More