- INVI percepat elektrifikasi transportasi lewat kolaborasi strategis untuk mendukung target 10.000 bus listrik TransJakarta pada 2030 dan memperluas ekosistem EV nasional.
- Ekspansi bus listrik ke berbagai sektor, termasuk layanan AKAP Pontianak–Sintang dan transportasi karyawan di kawasan industri, didukung infrastruktur charging dan layanan purna jual.
- Fokus bangun ekosistem end-to-end, mulai dari kendaraan, charging station, aftersales, hingga pengembangan SDM melalui INVI Technician Academy.
Sebagai distributor resmi HIGER di Indonesia, INVI tidak hanya menghadirkan kendaraan, tetapi juga memastikan kesiapan ekosistem pendukung yang diperlukan agar operasional kendaraan listrik dapat berjalan secara optimal.
Pendekatan tersebut telah menunjukkan hasil positif. Berdasarkan hasil uji coba operasional bus listrik HIGER pada layanan Trans Semarang, kendaraan menunjukkan potensi penghematan biaya energi hingga 51 persen dibandingkan penggunaan bahan bakar konvensional pada operasional harian per bus.
Temuan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak hanya mendukung pengurangan emisi, tetapi juga membantu operator memperoleh biaya operasional yang lebih efisien dan terprediksi dalam jangka panjang.
Di tengah dinamika sektor energi dan meningkatnya kebutuhan efisiensi operasional transportasi, manfaat ekonomi tersebut menjadi salah satu faktor yang semakin mendorong adopsi kendaraan listrik di berbagai segmen transportasi.
Untuk memastikan tingkat keandalan armada tetap optimal, INVI juga meluncurkan HIGER Free Service Program berupa layanan periodic maintenance gratis hingga lima tahun atau 300.000 kilometer.
Program ini dirancang untuk membantu operator menjaga performa kendaraan sekaligus memberikan kepastian biaya perawatan selama masa operasional kendaraan.
Komitmen terhadap keberhasilan implementasi kendaraan listrik juga ditunjukkan melalui sesi talkshow “Sinergi Wujudkan 100% Transportasi Publik Berbasis Listrik” yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan industri.
Dalam sesi tersebut, INVI menegaskan perannya sebagai penyedia end-to-end solution yang mencakup pemetaan pola operasional, rekomendasi spesifikasi kendaraan dan charging infrastructure, layanan aftersales, ketersediaan suku cadang, pelatihan teknisi, hingga dukungan operasional kendaraan listrik komersial.
Melalui pendekatan tersebut, INVI memastikan bahwa setiap implementasi kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada pengadaan armada, tetapi juga kesiapan operasional jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Sebagai bagian dari kontribusi terhadap pengembangan industri kendaraan listrik nasional, INVI juga menyelenggarakan Student Day yang dihadiri puluhan mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta.
Pada kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat teknologi EV Bus, komponen elektrikal kendaraan, sistem kendaraan listrik, serta berbagai teknologi dan fitur unggulan yang digunakan pada bus listrik modern.
Melalui program INVI Technician Academy, perusahaan juga membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri kendaraan listrik Indonesia yang terus berkembang.
Program ini menjadi bagian dari upaya INVI untuk membangun fondasi sumber daya manusia yang akan mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional di masa depan.
Melalui berbagai inisiatif yang diperkenalkan pada Busworld Southeast Asia 2026, INVI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan elektrifikasi transportasi Indonesia dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan kendaraan, pengembangan infrastruktur pengisian daya, layanan purna jual, hingga pengembangan talenta masa depan guna menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Berita Terkait
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok