Bisnis / Keuangan
Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB
Ilustrasi asuransi kesehatan. (Foto Freepik)
Baca 10 detik
  • LGI luncurkan Care+ untuk layanan kesehatan digital berbasis AI.
  • Fitur integrasi wellness: sleep, aktivitas, nutrisi, dan face scan.
  • RBC LGI 303,99% dengan rating AA+ (idn) dari Fitch Ratings.

Suara.com - Pemanfaatan teknologi digital di sektor kesehatan dan asuransi terus mengalami percepatan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang praktis, terintegrasi, dan berbasis pencegahan (preventif). Tren ini turut mendorong perusahaan asuransi mengembangkan layanan yang tidak hanya fokus pada perlindungan finansial, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat berbasis teknologi.

Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pelacak aktivitas fisik, hingga pemantauan kualitas tidur kini semakin umum digunakan untuk membantu masyarakat memahami kondisi kesehatannya secara mandiri. Di Indonesia, pertumbuhan layanan kesehatan digital juga didukung oleh tingginya penetrasi internet serta penggunaan perangkat seluler yang masif, membuka peluang besar bagi inovasi layanan kesehatan berbasis aplikasi.

Sejalan dengan tren tersebut, PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) meluncurkan Care+, fitur wellness terbaru yang terintegrasi dalam aplikasi eBenefit Health. Fitur ini dirancang sebagai ekosistem kesehatan digital yang mengedepankan pendekatan preventif melalui pemantauan kesehatan harian berbasis teknologi.

Vice President Director LGI Ricky Choi mengatakan, Care+ merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi kesehatan digital yang lebih menyeluruh. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses dan terintegrasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Care+ merupakan bagian dari komitmen LGI untuk menghadirkan solusi kesehatan digital yang tidak hanya mendukung perlindungan, tetapi juga membantu masyarakat menjaga kesehatannya secara proaktif. Melalui fitur ini, pengguna dapat memantau berbagai aspek kesehatan sehari-hari dengan lebih mudah dan terintegrasi,” ujar Ricky, Senin (22/6/2026).

Melalui Care+, pengguna dapat mengakses berbagai fitur seperti Face Scan berbasis AI, Sleep Tracker, Activity Tracker, hingga Nutrition Tracker dalam satu aplikasi tanpa perlu platform tambahan. Teknologi AI-Powered Face Scan juga mampu memberikan indikasi kesehatan seperti detak jantung, laju pernapasan, skor respirasi, hingga tingkat stres secara cepat.

Selain itu, layanan ini turut menyediakan pelacakan nutrisi, perencanaan pola makan, pemantauan aktivitas fisik, serta rekomendasi gaya hidup yang disesuaikan dengan kondisi pengguna. LGI menilai integrasi fitur ini dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat secara lebih konsisten.

Perusahaan juga mencatat posisi permodalan yang solid dengan Risk-Based Capital (RBC) sebesar 303,99 persen per Desember 2025, jauh di atas ketentuan minimum regulator. LGI juga memperoleh peringkat “AA+ (idn)” dengan outlook stabil dari Fitch Ratings Indonesia, yang mencerminkan fundamental keuangan yang kuat di tengah ekspansi layanan digitalnya.

Baca Juga: Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta

Load More