- PT Niramas Utama Tbk, produsen INACO, resmi meluncurkan IPO dengan kode saham JELI di Bursa Efek Indonesia tahun 2026.
- Perusahaan melepas 350 juta lembar saham dengan target dana Rp392 miliar untuk ekspansi produksi dan pembayaran utang.
- Tahun 2025, JELI mencatat lonjakan laba bersih lebih dari 200 persen melalui efisiensi biaya operasional yang sangat ketat.
Aksi IPO ini secara otomatis akan mengubah peta kepemilikan saham di dalam tubuh PT Niramas Utama Tbk. Kepemilikan saham pengendali utama tetap dipegang oleh PT Niramas Utama International, meskipun porsinya akan mengalami dilusi dari sebelumnya sebesar 99,80% menjadi 73,92% pasca-IPO.
Pemegang saham perorangan, Sadikun Wiratno, akan memiliki porsi 0,15% dari sebelumnya 0,20%. Sementara sisa porsi sebesar 25,93% sepenuhnya akan dimiliki oleh masyarakat (publik).
Sebagai daya tarik bagi para calon investor, manajemen JELI memproyeksikan kebijakan pembagian dividen tunai di masa mendatang.
Perseroan berkomitmen untuk membagikan dividen tunai dengan rasio sebanyak-banyaknya 30% dari total laba bersih setiap tahun anggaran, setelah terlebih dahulu disisihkan untuk cadangan wajib.
Realisasi pembagian dividen tersebut nantinya akan tetap menyesuaikan dengan kondisi kesehatan keuangan, tingkat arus kas, kebutuhan modal kerja, serta prospek pertumbuhan usaha perseroan.
Jadwal Pelaksanaan IPO JELI
Berdasarkan publikasi prospektus resmi, berikut adalah estimasi dan proyeksi tahapan pelaksanaan IPO PT Niramas Utama Tbk hingga resmi mencatatkan sahamnya di papan perdagangan bursa:
- Masa Penawaran Awal (Bookbuilding): 15 – 22 Juni 2026
- Tanggal Efektif OJK: 29 Juni 2026
- Masa Penawaran Umum: 1 – 3 Juli 2026
- Tanggal Penjatahan Saham: 3 Juli 2026
- Distribusi Saham Elektronik: 6 Juli 2026
- Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI): 7 Juli 2026
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan dirangkum dari data prospektus awal perusahaan untuk kebutuhan pemberitaan media news. Segala bentuk keputusan investasi, pembelian, atau penjualan saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi pembaca. Harap berinvestasi secara bijak dengan melakukan analisis fundamental dan teknikal secara mandiri.
Baca Juga: Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
Berita Terkait
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
-
RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara
-
Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I
-
BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?