Bisnis / Keuangan
Kamis, 25 Juni 2026 | 09:22 WIB
IHSG bergerak dua arah pada pagi ini. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Baca 10 detik
  • IHSG bergerak fluktuatif pada Kamis, 25 Juni 2026, dengan berbalik menguat ke level 5.899 pukul 09.06 WIB.
  • Sebanyak 1,57 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,13 triliun sepanjang sesi pagi tersebut.
  • Investor asing mencatatkan aksi beli bersih pada saham BREN serta melakukan aksi jual bersih pada saham BBRI.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada awal perdagangan, Kamis, 25 Juni 2026. IHSG dibuka melemah ke level 5.873.

Namun, berdasarkan data Stokbit, hingga pukul 09.06 WIB, IHSG berbalik menghijau 0,26 persen ke level 5.899.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,57 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 1,13 triliun, serta frekuensi sebesar 129.600 kali.

Di waktu itu, terdapat 290 saham menghijau, sedangkan, 209 saham merosot. Sisanya, 460 saham masih belum bergerak alias stagnan.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • KONI
  • ELPI
  • RBMS
  • INTD
  • RGAS

Top Loser

  • BSSR
  • DMAS
  • LUCY
  • UDNG
  • NIRO

Sementara, berikut saham yang banyak dibeli dan dijual investor asing di waktu tersebut:

Net Foreign Buy

Baca Juga: Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

  • BREN - Rp219,49 miliar
  • ANTM - Rp39,13 miliar
  • INDF - Rp17,45 miliar
  • INCO - Rp13,24 miliar
  • UNVR - Rp8,74 miliar

Net Foreign Sell

  • BBRI - Rp272,86 miliar
  • TPIA - Rp218,14 miliar
  • AMMN - Rp111,58 miliar
  • BMRI - Rp70,89 miliar
  • BUMI - Rp61,13 miliar

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More