- Jasa Marga menanam lebih dari 7.000 pohon di seluruh wilayah operasional sepanjang Juni 2026 memperingati Hari Lingkungan Hidup.
- Seremoni berlangsung pada 24 Juni 2026 di Travoy Rest KM 792A, Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur.
- Program ini bertujuan memperkuat pembangunan jalan tol berkelanjutan, meningkatkan kualitas udara, serta mengoptimalkan sistem pemantauan jejak karbon.
Langkah nyata rejuvenasi Travoy Rest diwujudkan melalui penataan fasad tenant UMKM, pembaruan signage dan lanskap kawasan, peningkatan kualitas fasilitas umum seperti toilet dan area duduk, serta penguatan kompetensi petugas frontliner.
Travoy Rest juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti area retail, area parkir yang lebih tertata, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), ATM Center, klinik kesehatan, ruang terbuka hijau, tempat ibadah yang nyaman, restoran, serta desain saung terbuka yang dilengkapi fasilitas toilet bersih.
Transformasi Travoy Rest merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam mengoptimalkan aset melalui pengembangan kawasan berbasis pengalaman pelanggan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan usaha lain Perseroan.
Kontribusi bisnis rest area Perseroan terhadap pendapatan usaha lain terus menunjukkan tren positif. Di tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan usaha lain dari rest area sebesar Rp783,2 miliar, tumbuh 21,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp643,6 miliar.
Seluruh inisiatif yang dilakukan juga sejalan dengan misi Danantara Indonesia dalam membangun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat. Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai tambah dengan mengoptimalkan aset produktif yang mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan secara berkesinambungan dengan tetap mengutamakan kebutuhan pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih