Bisnis / Makro
Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB
Kapal Feri milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) .
Baca 10 detik
  • PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon tarif penyeberangan di 14 pelabuhan strategis selama masa libur sekolah tahun 2026.
  • Sebanyak 418.600 pengguna telah memanfaatkan program subsidi tarif yang berlangsung sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026 tersebut.
  • Masyarakat diimbau segera memesan tiket melalui aplikasi Ferizy karena kuota subsidi masih tersedia untuk perjalanan antarpulau tahun ini.

Suara.com - Program diskon tarif penyeberangan yang diberikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selama libur sekolah mulai dimanfaatkan masyarakat.

Hingga tiga pekan pelaksanaan, sebanyak 418.600 pengguna jasa telah menikmati program tersebut atau setara 34,69 persen dari target 1,2 juta penerima manfaat.

Program stimulus tarif yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 itu juga masih menyisakan kuota yang cukup besar. Hingga 25 Juni 2026, realisasi penyerapan subsidi tercatat sekitar Rp7 miliar dari total alokasi anggaran Rp26 miliar.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan program stimulus yang diberikan pemerintah mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama masa libur sekolah.

"Memasuki tiga pekan pelaksanaan program, realisasinya telah mencapai 34,69 persen. Artinya, kesempatan untuk memperoleh manfaat program ini masih terbuka lebar karena kuota masih tersedia. Kami mengajak masyarakat yang akan melakukan perjalanan antarpulau untuk segera membeli tiket agar memperoleh jadwal keberangkatan yang diinginkan sekaligus menikmati tarif penyeberangan yang lebih terjangkau," ujar Heru dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Kapal Feri milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) .

Melalui program tersebut, pengguna jasa memperoleh diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan, yang secara rata-rata setara dengan potongan sekitar 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan.

Program berlaku untuk perjalanan dengan jadwal keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sedangkan pemesanan tiket telah dibuka sejak 6 Juni 2026.

Stimulus tarif diterapkan di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Poto Tano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, serta Sape–Labuan Bajo.

Program tersebut berlaku bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan Golongan II dan Golongan IVA sehingga dapat dimanfaatkan lebih banyak masyarakat yang melakukan perjalanan antarpulau selama musim libur sekolah.

Baca Juga: Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan masyarakat diimbau melakukan pembelian tiket lebih awal melalui kanal resmi agar memperoleh jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Ferizy maupun situs resmi trip.ferizy.com. Pemesanan sejak jauh hari membantu pengguna jasa memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan sekaligus mendukung kelancaran operasional pelabuhan melalui sistem layanan yang lebih tertib dan efisien," ujar Windy.

Sebagai lintasan penyeberangan tersibuk di Indonesia, Merak–Bakauheni turut menerapkan program diskon untuk layanan Reguler maupun Express.

Pada layanan Reguler, tarif penumpang pejalan kaki menjadi sekitar Rp18.100, kendaraan Golongan II sebesar Rp46.400, dan kendaraan Golongan IVA sekitar Rp431.200.

Sementara pada layanan Express, tarif penumpang menjadi sekitar Rp44.000, kendaraan Golongan II sebesar Rp83.616, dan kendaraan Golongan IVA sebesar Rp550.937.

ASDP berharap masyarakat dapat memanfaatkan program stimulus tersebut sebelum periode berakhir pada 5 Juli 2026, sekaligus mendukung kelancaran perjalanan antarpulau selama momentum libur sekolah.

Load More