- Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM menyatakan mahalnya harga LNG industri disebabkan oleh tingginya biaya rantai pasok distribusi.
- Pemerintah memutuskan menurunkan harga LNG industri dari kisaran 23 dolar AS menjadi 13 dolar AS per MMBTU.
- Kebijakan penyesuaian harga melalui pemangkasan rantai pasok tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya PHK terhadap ribuan karyawan industri.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan, penyebab harga LNG untuk industri menjadi mahal. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyebut penyebab harganya melambung tinggi karena rantai pasoknya.
"Kenapa LNG mahal? Kan ini gas baru keluar dari perut bumi harus dicairkan. Proses pencairan ini namanya LNG plan ada cost-nya (biayanya)," kata Loade saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta yang dikutip pada Selasa (30/6/2026).
Setelah dicairkan, gas tersebut harus diangkut menggunakan kargo LNG dan kemudian melewati proses regasifikasi. Tingginya biaya rantai pasok membuat harga LNG sempat menyentuh angka 23 dolar AS per MMBTU.
Lonjakan harga tersebut dikeluhkan oleh para pelaku industri karena berisiko memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawan.
Belakangan pemerintah mengintervensi harga LNG industri, dari kisaran 20-23 dolar AS per MMBTU menjadi 13 dolar AS per MMBTU. Laode menipis bahwa intervensi harga dilakukan melalui subsidi, namun melainkan memangkas biaya rantai pasok tersebut.
"Jadi kita mengatur saja dari hulunya berapa dikurangi. Kemudian pada saat LNG plannya berapa. Kemudian kargonya berapa, PGN-nya juga berapa." kata Laode.
Sebelumnya, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengaku mendapatkan banyak masukan dari pelaku industri soal harga gas industri yang melambung tinggi.
Setelah mempertimbangkan banyak hal, pemerintah memutuskan mengintervensi harga LNG menjadi 13 dolar AS per MMBTU.
Bahlil menyebut, keputusan itu diambil guna memastikan keberlanjutan nasib ribuan karyawan yang sebelumnya terancam PHK akibat tingginya harga gas industri.
Baca Juga: CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri
"Kami berpandangan memastikan keberlanjutan lapangan pekerjaan itu merupakan bagian daripada tanggung jawab pemerintah," kata Bahlil.
Berita Terkait
-
Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas
-
Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu
-
Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?
-
BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri
-
CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri
-
Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung
-
Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888
-
Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram
-
Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing