Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:20 WIB
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit? (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • Generasi muda lulusan perguruan tinggi kini mendominasi bisnis waralaba sektor makanan, jasa, dan ritel di Indonesia.
  • Industri waralaba nasional terus berkembang pesat hingga melampaui nilai bisnis sebesar Rp143 triliun saat ini.
  • Pameran FLEI 2026 akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober di Nusantara International Convention & Exhibition untuk memperluas kolaborasi bisnis.

Suara.com - Generasi muda menjadi kelompok yang semakin banyak masuk ke bisnis waralaba di Indonesia. Tidak lagi sekadar mencari pekerjaan, sebagian mulai memilih jalur wirausaha dengan memanfaatkan model bisnis yang dinilai lebih terstruktur dan memiliki peluang berkembang lebih cepat.

Sektor makanan dan minuman (F&B), jasa, serta ritel masih menjadi bidang yang paling banyak diminati.

Ketua Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia Levita Ginting Supit mengatakan minat berwirausaha melalui waralaba masih sangat tinggi dan kini banyak digerakkan oleh anak muda, terutama lulusan perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman kerja.

“Minat masyarakat untuk berwirausaha lewat waralaba masih sangat besar, terutama di sektor makanan dan minuman, jasa, serta ritel. Menariknya, pelaku usaha saat ini didominasi oleh anak-anak muda lulusan perguruan tinggi yang sudah memiliki pengalaman kerja,” ujar Levita.

Menurut dia, generasi muda saat ini lebih berani mengambil risiko menjadi entrepreneur dengan modal kreativitas dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan tren pasar.

Di tengah tren tersebut, industri waralaba nasional disebut terus bertumbuh. Levita menyebut nilai bisnis waralaba di Indonesia kini telah melampaui Rp143 triliun dan terus berkembang, termasuk ditandai dengan mulai munculnya lebih banyak brand lokal yang mencoba memperluas pasar ke pasar internasional.

Perkembangan itu menjadi salah satu latar penyelenggaraan Franchise & License Expo Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Nusantara International Convention & Exhibition.

Tahun ini, FLEI digelar berdampingan dengan Cafe Brasserie Expo dan Indonesia Outing & Incentive Travel Expo sebagai upaya menghadirkan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi.

Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya mengatakan salah satu fokus penyelenggaraan kali ini adalah membuka peluang kolaborasi lintas negara melalui program International Business Summit.

Baca Juga: Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar

Selain pameran, agenda yang disiapkan juga mencakup konferensi bisnis, business matching, konsultasi, hingga workshop yang ditujukan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan peluang ekspansi.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, gabungan tiga pameran tersebut mencatat lebih dari 45.000 pengunjung. Tahun ini, penyelenggara menargetkan lebih dari 20.000 pengunjung khusus untuk FLEI Business Show.

Load More