- Pupuk Kaltim mengembangkan konsep Smart Port melalui aplikasi iPortlog untuk mengintegrasikan serta memantau operasional pelabuhan secara real time.
- Sistem digital iPortlog meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kecepatan proses bisnis dalam pelayanan kapal di terminal khusus perusahaan.
- Perusahaan meraih penghargaan Green and Smart Port 2026 atas keberhasilan mengombinasikan transformasi digital dengan praktik pelestarian lingkungan berkelanjutan.
Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus melakukantransformasi digital di sektor logistik lewat pengembangan konsep Pelabuhan Pintar atau Smart Port di Terminal Khusus perusahaan.
Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah aplikasi iPortlog, sistem digital yang mengintegrasikan berbagai layanan operasional pelabuhan sehingga proses pelayanan kapal dapat dipantau secara real time.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, menjelaskanselain mengembangkan konsep Green Port sejak 2018, perusahaan juga memperkuat transformasi digital agar pelayanan pelabuhan semakin cepat, transparan, dan andal.
Salah satu inovasi utamanya adalah aplikasi iPortlog yang mengintegrasikan seluruh proses operasional pelabuhan. Melalui sistem tersebut, aktivitas pelayanan kapal mulai dari proses bongkar muat, pemanfaatan fasilitas pelabuhan, hingga indikator kinerja operasional dan pengapalan dapat dipantau secara real time.
Tak hanya itu, dashboard monitoring yang terintegrasi juga memungkinkan manajemen memperoleh data operasional secara cepat dan akurat sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih efektif serta meningkatkan koordinasi antarunit kerja.
"Melalui integrasi sistem seperti iPortlog, kami mampu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal, mempercepat proses bisnis, sekaligus memastikan seluruh aktivitas operasional berlangsung dengan lebih transparan," ujar Rafli di Jakarta, Jumat (17/7/2026)
Selain digitalisasi, Pupuk Kaltim tetap menempatkan aspek keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama dalam operasional pelabuhan. Perusahaan menerapkan standar keselamatan internasional, pengelolaan risiko yang sistematis, latihan tanggap darurat secara berkala, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Di sisi lain, transformasi pelabuhan juga didukung penerapan konsep Green Port melalui pemanfaatan energi terbarukan, pengembangan ekosistem energi bersih, serta berbagai program konservasi lingkungan.
Saat ini Pupuk Kaltim mengembangkan kawasan konservasi rusa sambar, menjalankan program pelestarian terumbu karang, menjaga flora endemik Anggrek Hitam, serta menyediakan ruang terbuka hijau di kawasan operasional pelabuhan sebagai bagian dari implementasi prinsip keberlanjutan.
Baca Juga: Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional
Rafli menegaskan perusahaan akan terus mempercepat transformasi Green and Smart Port guna mendukung efisiensi operasional, dekarbonisasi, dan digitalisasi.
"Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus mempercepat transformasi Green and Smart Port guna mendukung efisiensi operasional, dekarbonisasi, dan digitalisasi. Kami memastikan Terminal Khusus Pupuk Kaltim tidak hanya menjadi pelabuhan kelas dunia, tapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing logistik nasional dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan," tambah Rafli.
Transformasi tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Pupuk Kaltim meraih penghargaan Green and Smart Port - ASRI 2026 dengan predikat Terbaik Bintang 5 dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia
-
Daftar 5 Mobil Bekas Irit BBM yang Bisa Jadi Alternatif Mobil Hybrid
-
Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat
-
Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!
-
Ulasan Novel Semesta Thalita, Ketika Kata Pulang Tak Lagi Bermakna
-
Polresta Malang Kota Bongkar 3,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Jaringan DPO
-
IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!
-
Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk
-
Pagi-pagi Iran Kirim Rudal 'Kiamat' ke Kuwait dan Bahrain, Balas Dendam Serangan AS Semalam
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!